12 November Hari Penumonia Sedunia, Penyakit Apa Itu?

2026-02-01 12:00:53
12 November Hari Penumonia Sedunia, Penyakit Apa Itu?
 - Hari Pneumonia Sedunia diperingati setiap tanggal 12 November untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memerangi penyakit ini.Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang paru-paru akibat virus, bakteri, dan jamur.Baca juga: Ada 6 Kasus Pneumonia Mycoplasma di Indonesia, Bagaimana Gejala dan Pencegahannya?Sebagian orang biasanya akan membaik dalam 2 hingga 4 minggu, tetapi bayi, orang tua, dan orang dengan masalah jantung atau paru-paru, berisiko mengalami kondisi sakit parah.Pneumonia termasuk salah satu penyebab kematian menular terbesar pada anak-anak di seluruh dunia.Meskipun sebagian besar anak dapat melawan infeksi dengan pertahanan alami tubuhnya, anak-anak dengan sistem kekebalan bermasalah memiliki risiko lebih tinggi terkena pneumonia.Baca juga: Sempat Diderita Mbok Yem, Apa Saja Gejala Pneumonia pada Lansia?Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pneumonia disebabkan oleh beberapa agen infeksius, termasuk virus, bakteri, dan jamur.Berikut ini adalah penyebab pneumonia yang paling umum:Baca juga: Benarkah Kamar Lembap dan Pengharum Ruangan Semprot Sebabkan Pneumonia?Pneumonia bisa menyebar melalui beberapa cara. Virus dan bakteri yang umumnya ditemukan di hidung atau tenggorokan anak dapat menginfeksi paru-paru jika terhirup.Virus dan bakteri dapat menyebar melalui percikan ludah dari batuk atau bersin, dan menyebar melalui darah, terutama selama dan segera setelah kelahiran.Freepik Hari Pneumonia Sedunia 12 November, gejala pneumonia. Karena pneumonia merupakan jenis infeksi paru-paru, gejala paling umum yang terlihat adalah batuk, kesulitan bernapas, dan demam.Anak-anak yang terkena pneumonia juga biasanya mengalami pernapasan cepat, dada bagian bawah mungkin tertarik kembali saat mereka menarik napas (pada orang yang sehat, dada biasanya mengembang saat menghirup napas).Baca juga: Siapa Saja yang Berisiko Terkena Pneumonia yang Disebabkan Influenza? Gejala pneumonia dapat muncul secara tiba-tiba atau bertahap selama beberapa hari. Secara umum, menurut Layanan Kesehatan Nasional UK, gejala pneumonia meliputi:Baca juga: Bagaimana Flu Bisa Mengakibatkan Pneumonia? Ini Penjelasan DokterJika anak Anda mengalami beberapa gejala di atas, segera periksakan ke dokter atau layanan kesehatan untuk diperiksa dan mendapatkan penanganan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-01 09:59