Janji Pemerintah Bangun Hunian untuk Korban Bencana di Sumatera

2026-01-12 04:24:55
Janji Pemerintah Bangun Hunian untuk Korban Bencana di Sumatera
JAKARTA, - Hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) menjadi salah satu janji pemerintah untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Jika mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis pukul 17.30 WIB, sebanyak 147.236 rumah dinyatakan rusak akibat banjir bandang dan longsor di Sumatera.Rinciannya, kategori rusak berat (44.051 rumah), kategori rusak sedang (29.809 rumah), dan kategori rusak ringan (73.376 rumah).Baca juga: Menkum Supratman Ungkap Pemerintah Setiap Hari Rakor Bahas Penanganan Banjir Sumatera Lantas, bagaimana janji pemerintah terkait hunian sementara maupun hunian tetap untuk korban bencana di Sumatera? Berikut rangkumannya dari Kompas.com:Dalam kunjungannya ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis , Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) rampung dalam satu bulan.Dengan segera dibangunnya huntara, harapannya masyarakat tidak perlu berlama-lama tinggal di tenda pengungsian."Saya melihat rumah-rumah hunian sementara sudah mulai dibangun. Bisa selesai sebulan, agar bapak-bapak dan ibu-ibu semua tidak perlu lagi tinggal di tenda," ujar Prabowo kepada para pengungsi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis.Baca juga: Pemerintah Siapkan 4 Bantuan Pascabencana Sumatera, Apa Saja?Setelah pembangunan huntara rampung, pemerintah akan melanjutkan pembangunan hunian tetap (huntap) dengan kualitas yang layak.Rencananya, huntap untuk masyarakat terdampak bencana sumatera memiliki luas sekitar 70 meter persegi."Setelah itu kita bangun hunian tetap. Saya lihat cukup bagus kualitasnya, luasnya hunian tetap lumayan besar ya, 70 meter ya, 70 meter persegi," ujar Prabowo.Tidak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat."Saya lihat ibu-ibu dalam keadaan susah masih bisa menyambut saya dengan baik. Anak-anak juga tetap gembira. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras," ujar Prabowo."Terima kasih juga untuk petugas-petugas, gubernur, bupati, dan semua yang (terlibat). Ini musibah cobaan bagi kita, tapi ternyata kita mampu mengatasi semua bersama-sama," sambungnya mengapresiasi.Baca juga: Menko PMK Pastikan Pemerintah Punya Anggaran untuk Penanganan Bencana SumateraANTARA FOTO/Syifa Yulinnas Rumah dan masjid yang tertimbun material longsor pasca bencana di Desa Lampahan Timur, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Aceh, Minggu . Berdasarkan data pos Komando tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh mencatat sebanyak 14.352 rumah warga mengalami kerusakan berat dan ringan serta enam unit rumah ibadah rusak pasca bencana hidrometeorologi pada Rabu lalu. Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menyampaikan rencana pemerintah untuk membangun 2.603 hunian tetap bagi korban banjir di Sumatera.Pembangunan hunian tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada bulan ini.


(prf/ega)