Tragedi Panti Werdha Damai Manado, 16 Lansia Tewas, Sebagian Besar Ditemukan Masih di Tempat Tidur

2026-01-12 06:11:22
Tragedi Panti Werdha Damai Manado, 16 Lansia Tewas, Sebagian Besar Ditemukan Masih di Tempat Tidur
– Peristiwa memilukan melanda Kota Manado di penghujung tahun 2025. Panti Werdha Damai yang berlokasi di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, hangus terbakar pada Minggu malam.Tragedi ini memakan korban jiwa yang sangat besar. Sebanyak 16 penghuni lanjut usia (lansia) ditemukan tewas mengenaskan di dalam bangunan yang kini hanya menyisakan puing-puing kayu dan atap seng yang menghitam.Berdasarkan proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan dan Babinsa setempat, ditemukan fakta memilukan mengenai posisi para korban. Sebagian besar jenazah ditemukan masih berada di atas tempat tidur masing-masing.Kondisi ini diduga terjadi karena saat api mulai berkobar sekitar pukul 20.30 Wita, para penghuni panti memang sudah memasuki waktu istirahat malam."Rata-rata korban ditemukan di tempat tidur. Kemungkinan mereka sudah tidur saat kebakaran terjadi," ujar Babinsa Kelurahan Ranomuut, Sertu Kriswanto Lolahi, Senin .Baca juga: Hashim Djojohadikusumo Salurkan Rp 250 Juta untuk Bangun Kembali Panti Werdha Damai ManadoKriswanto menambahkan bahwa keterbatasan fisik menjadi faktor utama tingginya angka fatalitas dalam musibah ini. Para lansia tidak mampu menyelamatkan diri dengan cepat saat api mengepung bangunan."Kondisi lansia sudah tidak memungkinkan bergerak cepat. Selain faktor usia, beberapa sudah memiliki keterbatasan fisik seperti tidak bisa melihat atau tidak bisa mendengar," katanya.Meski mayoritas ditemukan di kamar, petugas juga menemukan beberapa jenazah di lokasi lain yang menunjukkan adanya upaya heroik namun sia-sia untuk menyelamatkan diri.Satu jenazah ditemukan di dalam bak kamar mandi. Korban diduga berusaha memadamkan panas dengan berendam, namun air di bak tersebut akhirnya habis menguap dan hanya menyisakan pakaian. Sementara itu, satu jenazah ditemukan di dekat kamar mandi dan satu lagi di area dapur.Kriswanto menceritakan betapa mengenaskannya kondisi korban hingga sempat tak dikenali oleh petugas."Awalnya kami tidak sadar itu jenazah, kami hanya lewati saja. Setelah diperhatikan, terlihat seperti tengkorak karena sudah terbakar parah," ungkap Kriswanto dengan nada getir.Baca juga: Tragedi Panti Werdha Damai Manado, Kebakaran Maut Renggut Nyawa 16 Lansia Usai Rayakan Natal TerakhirSaksi mata di lokasi, Steven Mokodompit, menceritakan bahwa api menyebar dengan sangat cepat, kurang dari lima menit. Di tengah kobaran api yang membubung tinggi, suara ledakan keras ikut memecah keheningan malam.Kepala Lingkungan 7, Yohana Tumuyu, mengonfirmasi hal senada. Saat ia tiba di lokasi pada pukul 20.20 Wita, panti sudah terbakar hebat dan terdengar suara dentuman dari dalam bangunan."Saya dengar ada ledakan. Mungkin gas LPG atau apa ya. Yang jelas saya dengar ada ledakan," tutur Yohana.Warga sekitar sempat berusaha melakukan aksi penyelamatan darurat dengan menyusun meja bertumpuk dan tangga untuk melewati pagar panti yang setinggi 4 meter.


(prf/ega)