Bangkok Dinobatkan Jadi Kota Paling Banyak Dikunjungi Sepanjang 2025

2026-01-13 06:36:53
Bangkok Dinobatkan Jadi Kota Paling Banyak Dikunjungi Sepanjang 2025
- Bangkok kembali menduduki posisi puncak sebagai kota paling banyak dikunjungi wisatawan asing di dunia tahun 2025.Melansir Travel and Tour World, ibu kota Thailand tersebut menerima 30,3 juta kunjungan internasional, memperkuat statusnya sebagai identitas global paling populer.Kombinasi budaya lokal, ragam kuliner jalanan, kawasan perbelanjaan modern, serta kemudahan akses menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan wisatawan ke Bangkok sepanjang tahun.Baca juga: Ada Bali di Daftar Kota Paling Banyak Dikunjungi Sedunia 2018Berdasarkan laporan Travel and Tour World, berikut daftar lengkap 10 kota dengan jumlah turis internasional terbanyak:1. Bangkok, Thailand — 30,3 juta pengunjung2. Hong Kong — 23,2 juta pengunjung3. London, Inggris — 22,7 juta pengunjung4. Macao — 20,4 juta pengunjung5. Istanbul, Turki — 19,7 juta pengunjung6. Dubai, Uni Emirat Arab — 19,5 juta pengunjung7. Mekah, Arab Saudi — 18,7 juta pengunjung8. Antalya, Turki — 18,6 juta pengunjung9. Paris, Prancis — 18,3 juta pengunjung10. Kuala Lumpur, Malaysia — 17,3 juta pengunjungKota-kota dalam daftar tersebut menunjukkan persebaran destinasi global yang beragam, dari pusat budaya Eropa hingga kota religi di Timur Tengah serta pusat wisata urban di Asia.Baca juga: Pertama Kali Liburan ke Bangkok? Catat Tips Ini


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-13 05:48