- Sejumlah media Internasional menyoroti respons Pemerintah Indonesia soal bantuan dari Malaysia untuk korban banjir di Aceh.Media-media menyebut, sikap Pemerintah Indonesia memicu reaksi kesal dari warga Malaysia karena dinilai meremehkan bantuan yang diberikan.Mereka kesal dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri Indonesia Tito Karnavian dalam sebuah klip podcast "Suara Lokal Mengglobal" yang tayang pada Sabtu .Dalam podcast tersebut, Tito menyebut bantuan medis yang dikirim dari Malaysia senilai kurang Rp 1 miliar tidak seberapa dibandingkan dengan sumber daya penanggulangan bencana Indonesia sendiri."Anggaran dan pengerahan dana kami jauh lebih besar dari itu,” kata Tito.“Jadi, hal itu seharusnya tidak menciptakan narasi bahwa kami membutuhkan bantuan dari negara lain," imbuhnya.Lalu, bagaimana pemberitaan media asing terkait sikap tersebut?Baca juga: Warga Aceh Terima Kasih ke PM Anwar Ibrahim dan Rakyat Malaysia atas Bantuan BencanaDihimpun dari berbagai sumber, berikut ini pemberitaan media asing sola sikap Pemerintah Indonesia terkait bantuan dari Malaysia:Melalui artikel berjudul, "Malaysians fume as Indonesian minister belittles flood aid: ‘just say thank you’" yang tayang pada Selasa , SCMP menyoroti sikap warga Malaysia yang geram atas respons Pemerintah Indonesia soal bantuan yang dikirimkan negerinya.Dalam artikel tersebut, pernyataan Menteri Dalam Negeri Indonesia Tito Karnavian dinilai menyentuh sisi sensitif warga Malaysia sehingga hubungan kedua negara menjadi bermasalah.Salah seorang warga Malaysia melalui akun media sosialnya menyebut bahwa bantuan dari negaranya untuk Indonesia bersifat bantuan kemanusiaan.Oleh sebab itu, dia menilai tidak etis jika bantuan itu dibanding-bandingkan dengan bantuan Pemerintah Indonesia untuk rakyatnya sendiri."Bantuan kemanusiaan wujud untuk membantu meredakan keadaan dengan memberikan bantuan dan sokongan, bukan untuk memperbaiki segala-galanya," tulis pengguna media sosial Malaysia IzzraifHarz."Adalah tidak adil membandingkan tanggungjawab Anda untuk menjaga rakyat Anda dengan bantuan kecil kami," imbuhnya.Artikel itu juga diakhiri dengan narasi, "Is it so hard for him to just say thank you? Just say thank you (Apakah begitu sukar baginya untuk sekadar mengucapkan terima kasih? Cukup mengucapkan terima kasih."
(prf/ega)
Bantuan Malaysia untuk Aceh Dinilai Diremehkan Pemerintah Pusat RI, Media Asing: Cukup Ucap Terima Kasih
2026-01-13 06:45:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 07:18
| 2026-01-13 06:25
| 2026-01-13 06:14
| 2026-01-13 05:04










































