Liburan Nataru Pakai Mobil: Hindari Lelah yang Picu Risiko Kecelakaan

2026-01-13 06:14:52
Liburan Nataru Pakai Mobil: Hindari Lelah yang Picu Risiko Kecelakaan
JAKARTA, – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kerap dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan mobil pribadi. Namun, di balik euforia liburan, pengemudi perlu memberi perhatian lebih pada kesiapan fisik dan mental agar perjalanan tetap aman.Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menekankan pentingnya menyesuaikan jadwal perjalanan dengan kondisi diri pengemudi. Pasalnya, setiap orang memiliki karakter berbeda saat mengemudi, terutama terkait waktu.“Menyesuaikan jadwal perjalanan itu perlu sekali. Biasanya pengemudi punya kelebihan dan kelemahan, ada yang lebih nyaman saat kondisi terang, ada juga yang sebaliknya,” kata Sony, saat dihubungi Kompas.com, Senin .Baca juga: Taksi Listrik Hadir Dukung Konektivitas Stasiun Whoosh HalimSelain soal waktu, pengemudi juga disarankan menghindari jam-jam rawan macet. Menurut Sony, kemacetan bukan hanya memperlambat perjalanan, tetapi juga berpengaruh pada kondisi psikologis pengemudi.“Menghindari risiko kemacetan itu penting karena bisa membuat mood terganggu dan cepat lelah,” lanjutnya.Sony menjelaskan, kelelahan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas saat musim liburan. Ketika tubuh lelah, fungsi pancaindra tidak bekerja secara optimal.Kompas.com Ilustrasi mengemudi mobil matik.“Saat lelah, pancaindra tidak ada yang berfungsi dengan benar. Akhirnya proses mengemudi jadi tidak fokus dan risiko kecelakaan menjadi besar,” kata Sony.Untuk meminimalkan risiko tersebut, pengemudi yang melakukan perjalanan jauh disarankan untuk beristirahat setiap 3 sampai 4 jam sekali.Selain itu, pengemudi juga diminati untuk menyiapkan hal-hal sederhana yang berkaitan dengan manajemen kelelahan selama perjalanan. Mulai dari asupan makanan ringan hingga kebiasaan minum yang cukup.“Yang berkaitan dengan kelelahan bisa disiapkan buah-buahan seperti pisang atau apel, air putih, tisu basah, dan camilan kering,” ujar Sony.Baca juga: VinFast Siap Luncurkan MPV Listrik 7-Penumpang Rakitan LokalIa secara khusus menyoroti pentingnya konsumsi air putih selama perjalanan. Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, kebiasaan ini juga mendorong pengemudi untuk lebih sering berhenti di rest area.“Dengan minum air putih, otomatis akan berkali-kali masuk ke rest area untuk buang air kecil. Itu bagus untuk menstimulasi supaya tidak mengantuk,” katanya.Sony mengingatkan, berhenti sejenak di rest area bukan hanya soal kebutuhan fisik, tetapi juga memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan.Dengan perencanaan waktu yang tepat, pengelolaan kelelahan yang baik, serta kebiasaan istirahat teratur, perjalanan libur Nataru menggunakan mobil pribadi diharapkan bisa berlangsung lebih aman dan nyaman.


(prf/ega)