- Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi menetapkan Istana Siak Asserayah Al-Hasyimiah di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, sebagai museum nasional.Penetapan ini merupakan hasil dari proses verifikasi yang diajukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Siak melalui permohonan Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM).Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Tekad Perbatas Setia Dewa, menjelaskan bahwa seluruh persyaratan telah dipenuhi."Hasil verifikasi menyatakan bahwa Museum Istana Asserayah Al-Hasyimiah Siak telah memenuhi syarat pendirian museum yaitu memiliki visi dan misi, koleksi, lokasi dan/atau bangunan, sumber daya manusia, sumber pendanaan tetap," kata Tekad di Siak, Senin dikutip dari Antara.Baca juga: Istana Siak di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam BukaDari verifikasi tersebut, Kementerian Kebudayaan RI menerbitkan surat pemberitahuan dengan nomor 0977/L.L3/KB.13.02/2025, yang menyatakan bahwa Istana Siak resmi ditetapkan sebagai museum.Setelah penetapan tersebut, Kementerian Kebudayaan memberikan NPNM dengan Nomor 14.08.U.04.0368.Dengan demikian, pengelolaan Museum Istana Asserayah Al-Hasyimiah Siak berada di bawah tanggung jawab Dinas Kebudayaan Provinsi Riau dan Kementerian Kebudayaan RI.Tekad menambahkan bahwa kini Kabupaten Siak memiliki dua museum resmi, yaitu Museum Balairung Sri dan Museum Istana Siak."Museum ini diakui secara nasional, dari sisi perawatan dan anggaran diprioritaskan," ujarnya.Baca juga: Istana Siak Sri Indrapura: Foto, Sejarah, dan FungsinyaSebelumnya, Komisi VII DPR RI telah meninjau kondisi Istana Siak dan menyetujui anggaran perbaikan sebesar Rp10 miliar.Ketua Komisi VII, Saleh Partaonan Daulay, mengatakan bahwa kondisi bangunan memang membutuhkan penanganan serius."Memang ini memerlukan perbaikan, revitalisasi maupun renovasi. Kebutuhan anggaran tidak besar namun karena ini cagar budaya perlu penanganan oleh pemerintah pusat," ujarnya usai kunjungan pada Jumat.Proposal perbaikan, menurut Saleh, telah diserahkan ke Kementerian Pariwisata. Ia berharap revitalisasi dapat segera dilakukan agar daya tarik wisata meningkat dan berimbas pada kesejahteraan masyarakat.Baca juga: Istana Siak Indrapura, Udang Galah, dan Durian.../I MADE ASDHIANA Istana Siak Sri Inderapura merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang dibangun pada tahun 1889 oleh Sultan Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaiffudin. Keberadaan istana di Kabupaten Siak, Riau ini menarik perhatian wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Foto diambil Kamis .Anggota Komisi VII DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau, Hendry Munief, menegaskan bahwa Siak menyimpan sejarah besar dalam perjalanan bangsa.Ia mengungkapkan bahwa Sultan Siak memiliki kontribusi besar saat Indonesia membutuhkan dukungan finansial.
(prf/ega)
Istana Siak Ditetapkan Kementerian Kebudayaan Jadi Museum Nasional: Warisan Sejarah Kini Dirawat Negara
2026-01-12 05:14:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:20
| 2026-01-12 05:12
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 04:05
| 2026-01-12 03:54










































