Anggota DPR Dorong Modifikasi Cuaca untuk Permudah Distribusi Bantuan ke Sumatera

2026-01-14 03:08:41
Anggota DPR Dorong Modifikasi Cuaca untuk Permudah Distribusi Bantuan ke Sumatera
JAKARTA, - Anggota Komisi V DPR Danang Wicaksana mendorong mitranya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk melakukan modifikasi cuaca di wilayah Sumatera.Menurutnya, hal tersebut penting agar distribusi bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) berjalan lancar dan tidak terkendala cuaca."Modifikasi cuaca sangat diperlukan, agar mempermudah distribusi logistik hingga proses evakuasi," ujar Danang lewat keterangannya, Senin .Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Banjir Sumatera: Curah Hujan Bulanan Tumpah dalam Satu HariKementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang juga mitra Komisi V juga diapresiasinya dalam penanganan bencana di Sumatera.Ia mengatakan, koordinasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam keadaan genting seperti saat ini, baik dalam penanganan hingga distribusi bantuan.'Komunikasi kami dengan pemerintah daerah terkait penambahan penerbangan perintis untuk proses evakuasi dan memudahkan distribusi logistik. Alhamdulillah, direspon cepat oleh pak Menteri," ujar Danang.Baca juga: Prabowo Pastikan Pemerintah Punya Anggaran untuk Bantu Korban Bencana di SumateraPolitikus Partai Gerindra itu pun mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektoral untuk percepatan mitigasi bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar."Semoga ikhtiar dan peran kita semua bisa membantu percepatan mitigasi untuk meringankan beban korban yang terdampak di Sumatera," ujar Danang.ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/YU Warga melintasi jembatan alternatif yang menghubungkan Desa Blang Meurandeh dan Desa Blang Puuk Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Minggu . Pasca putusnya jembatan gantung diterjang banjir bandang pada Rabu warga membuat jembatan darurat dari tali jembatan tersebut untuk jalur alternatif.Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, sejumlah tantangan pemerintah dalam mendistribusikan bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).Keterbatasan daya angkut helikopter dalam membawa bantuan hingga terbatasnya bahan bakar minyak (BBM) menjadi tantangan pendistribusian bantuan kepada para korban bencana."Di lapangan, tantangan yang kita hadapi tidak ringan. Keterbatasan BBM untuk logistik dan genset, kerusakan jaringan listrik bertegangan tinggi, hingga keterbatasan daya angkut helikopter membuat distribusi bantuan memerlukan waktu," ujar AHY dalam akun Instagram-nya, Minggu .Baca juga: Mendagri Bakal Investigasi Asal Kayu Gelondongan di Banjir SumateraKendati menghadapi sejumlah tantangan, seluruh sumber daya pemerintah dikerahkan untuk menanggulangi bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.Dengan begitu, perbaikan infrastruktur vital, pemulihan layanan dasar, hingga bantuan dapat segera menjangkau masyarakat paling membutuhkan di Sumatera.Khusus untuk infrastruktur, AHY sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera mengerahkan alat berat guna membuka akses jalan yang terputus."Di sisi lain, saya juga telah berkomunikasi langsung dengan PLN terkait pemulihan listrik serta dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM bagi logistik, genset, dan operasional di lapangan," ujar AHY.Baca juga: Para Bupati Tak Sanggup Atasi Banjir, Kemendagri Pastikan Pemerintah Pusat Ambil Alih/Omarali Dharmakrisna Soedirman Polri Kirim Bantuan Logistik dan Personel ke Aceh, Sumbar, dan Sumut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 05:14