KPK OTT di Bekasi, Ruang Kerja Bupati Disegel

2026-01-12 06:55:54
KPK OTT di Bekasi, Ruang Kerja Bupati Disegel
KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Ruang kerja Bupati Bekasi turut disegel.Dilansir Antara, Kamis (18/12/2025), tiga orang penyidik KPK menyegel dua akses pintu ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang pada hari ini pukul 19.00 WIB."Tiga orang pakai masker semua, masuk menunjukkan identitas KPK," kata petugas sekuriti Gedung Bupati Bekasi.Ketiga orang itu langsung naik ke lantai dua menuju ruang kerja Bupati Bekasi. Mereka keluar setengah jam kemudian dengan posisi dua pintu sudah tersegel.Tidak ada yang tahu perginya ketiga penyidik KPK tersebut. Diduga mereka meninggalkan gedung Bupati Bekasi melalui akses samping yang terkoneksi dengan gedung lain.10 Orang DitangkapSebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Ada 10 orang yang ditangkap."Benar, sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan. Masih berprogres," kata jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan."Sampai dengan saat ini, tim sudah mengamankan sekitar sepuluh orang," tambahnya.Belum dirincikan KPK siapa saja pihak-pihak yang diamankan tersebut. KPK punya waktu 1 x 24 jam untuk mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT.Simak juga Video 'Duduk Perkara Suap yang Bikin Bupati Ardito Jadi Tersangka':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-01-12 06:16