"Car Free Night" di Cibinong dan Puncak Bogor pada Malam Tahun Baru, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

2026-01-16 03:28:52
BOGOR, - Kepolisian Resor Bogor akan menerapkan car free night di dua lokasi pada malam pergantian tahun baru 2026. Dua lokasi itu yakni di kawasan wisata Puncak dan Jalan Tegar Beriman, Cibinong.Kebijakan ini diterapkan untuk mengendalikan kepadatan lalu lintas dan menjaga kelancaran arus kendaraan selama malam tahun baru.Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, car free night dilaksanakan secara bersamaan di dua wilayah dengan karakteristik aktivitas masyarakat yang berbeda. “Car free night dilaksanakan di dua tempat, di kawasan Puncak dan di Jalan Tegar Beriman,” ujar Rizky saat ditemui di Pospol Hoegeng, Gadog, Puncak Bogor, Minggu .Baca juga: Oneway Arah Jakarta Diberlakukan di Jalur Puncak Siang IniMenurut Rizky, pelaksanaan car free night akan berlangsung sekitar 12 jam dengan pengaturan lalu lintas yang disesuaikan kondisi di lapangan.Rekayasa ini merupakan bagian dari skema pengamanan dan pengendalian arus kendaraan pada puncak perayaan malam tahun baru.Baca juga: PHRI Ungkap Wisatawan One Day Trip Jadi Pemicu Utama Macet Puncak Bogor Saat Libur NataruUntuk wilayah Cibinong, kepolisian menyiapkan dua titik kumpul utama, yakni Stadion Pakansari dan Jalan Tegar Beriman.Lokasi tersebut disiapkan untuk menampung aktivitas masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun.Adapun skema pengaturan lalu lintas di Cibinong dilakukan dengan pemotongan arus kendaraan di sepanjang Jalan Tegar Beriman. Pemotongan arus diberlakukan mulai dari Simpang Bapenda hingga depan Hutan Kota, sehingga ruas jalan tersebut steril dari kendaraan bermotor selama car free night berlangsung.Rizky menjelaskan, konsep car free night di Cibinong serupa dengan pelaksanaan car free day pada Minggu pagi, namun diterapkan pada malam hari.Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan ruang aman bagi masyarakat sekaligus mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.Sementara itu, penerapan car free night di kawasan Puncak dilakukan seiring dengan rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan Polres Bogor untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan wisatawan pada malam tahun baru.Untuk rekayasa lalin khusus di jalur Puncak (car free night), penutupan dimulai pukul 18.00 WIB di jalur tol. Kemudian pukul 20.00 WIB penutupan dari arah Ciawi, dan pukul 21.00 WIB akan dilakukan penutupan total di jalur Puncak, baik roda dua maupun roda empat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-16 02:16