Terlilit Utang Judi Online Rp 4 Juta, Mantan Tukang Bangunan Bunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari

2026-01-11 22:51:52
Terlilit Utang Judi Online Rp 4 Juta, Mantan Tukang Bangunan Bunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari
– Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan sadis terhadap Aresty Gunar Tunarga (38), istri seorang pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari, Papua Barat.Korban tewas dibunuh oleh Gembul alias Yahwa Himawan, mantan tukang bangunan di rumahnya sendiri. Pelaku nekat menghabisi nyawa Aresty karena terlilit utang judi online sebesar Rp 4 juta.Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara Samosir mengatakan, tersangka telah ditetapkan sebagai pelaku tunggal dan kini ditahan di Rutan Polresta Manokwari.“Tersangka memiliki utang sekitar Rp 4 juta dan berencana pulang ke Jawa Timur. Ia kemudian berniat merampok rumah korban,” ujar AKP Agung kepada wartawan, Rabu .Baca juga: Tukang Bangunan Diduga Mutilasi Istri Pegawai KPP Manokwari, Polisi Dalami MotifHasil penyelidikan mengungkap, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan itu sebelumnya menerima bayaran kerja sebesar Rp 3,3 juta. Namun, seluruh uangnya habis untuk bermain judi online.Terdesak kebutuhan dan ingin melunasi utang, pelaku kemudian mengingat rumah korban di kawasan Reremi Puncak, tempat ia pernah bekerja memperbaiki dapur. Dari sanalah muncul niat untuk merampok.“Sehari sebelum kejadian, pelaku sudah merencanakan perampokan. Ia tahu korban tinggal sendirian di rumah,” jelas Kapolresta Manokwari Kombes Ongky Isgunawan.Pada Minggu sekitar pukul 10.00 WIT, pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa pisau dan karung. Ia berpura-pura ingin memeriksa bagian dapur yang pernah ia kerjakan.Korban yang mengenalnya langsung mempersilakan masuk. Namun, sesaat kemudian, pelaku menodong korban dan meminta uang Rp 1 juta. Korban menolak dan berusaha melawan.“Korban akhirnya ditikam tiga kali, dua kali di dada bagian atas dan satu kali di bagian bawah,” ujar AKP Agung.Korban tewas seketika di tempat kejadian. Pelaku lalu mengepel darah yang berceceran di lantai dan dinding, sebelum membungkus jasad korban dengan kain hitam dan memasukkannya ke dalam kontainer plastik.Baca juga: Istri Pegawai Pajak di Manokwari Diculik dan Ditemukan Tewas di Septic Tank, Buruh Bangunan DitangkapSetelah memastikan korban meninggal, pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban, seperti ponsel, tablet, laptop, smartwatch, dan dompet.Untuk menutupi jejak, pelaku menghubungi jasa rental mobil menggunakan ponsel korban. Ia berpura-pura meminta bantuan untuk mengangkat kontainer. Aksi tersebut terekam kamera CCTV.Kontainer berisi jasad korban kemudian dibawa ke belakang tempat karaoke Melodica, di mana pelaku membakarnya guna menghilangkan bukti.Sekitar pukul 11.00 WIT, suami korban mengirim pesan dan menelepon istrinya, namun tak mendapat jawaban. Tak lama kemudian, ia menerima balasan singkat berbunyi “saya lagi nyuci”, yang ternyata dikirim oleh pelaku pembunuhan.


(prf/ega)