Kaktus di Dalam Rumah Bisa Menarik Energi Negatif, Benarkah?

2026-01-14 04:53:57
Kaktus di Dalam Rumah Bisa Menarik Energi Negatif, Benarkah?
- Bagi para penghobi tanaman hias, kaktus sering kali menjadi pilihan favorit karena bentuknya yang unik, estetik, dan sangat mudah dirawat. Namun, jika kamu menerapkan prinsip feng shui dalam menata hunian, kaktus ternyata menjadi salah satu tanaman yang paling dihindari untuk diletakkan di dalam ruangan.Feng shui merupakan seni kuno asal Tiongkok yang fokus pada pengaturan posisi benda untuk memperlancar aliran energi positif atau chi. Dalam filosofi ini, setiap benda yang dimasukkan ke dalam rumah memiliki getaran energinya masing-masing, tidak terkecuali tanaman. Lantas, mengapa tanaman kaktus dianggap tidak baik untuk keharmonisan rumah?Baca juga: Lokasi Terbaik Meletakkan Kaktus Natal di Rumah Menurut Feng ShuiMelansir dari House Digest, kaktus dianggap sebagai pemancar energi negatif yang dikenal dengan istilah sha chi atau energi "panah beracun". Alasan utamanya terletak pada duri-duri kaktus yang tajam. Secara simbolis, duri kaktus menciptakan kesan "menyerang" dan defensif, yang secara bawah sadar dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah.Berikut adalah beberapa dampak negatif meletakkan kaktus sembarangan di rumah menurut feng shui:Jika diletakkan di kamar tidur, duri kaktus dipercaya bisa memicu kegelisahan dan gangguan tidur. Kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang paling lembut dan tenang, sedangkan kaktus membawa energi yang keras.Baca juga: 3 Warna Cat yang Paling Cocok untuk Kamar Mandi Menurut Feng Shui Duri yang tajam dikaitkan dengan rasa sakit secara emosional dan pertahanan diri yang berlebihan. Hal ini diyakini dapat memicu pertengkaran atau ketidakharmonisan antar anggota keluarga jika diletakkan di ruang tamu.Meletakkan kaktus di dekat pintu masuk utama adalah kesalahan besar dalam feng shui. Pintu masuk adalah "mulut" energi positif. Keberadaan duri tajam di area ini dianggap dapat memblokir atau "menusuk" keberuntungan yang hendak masuk ke dalam rumah.Meskipun memiliki reputasi buruk dalam feng shui, bukan berarti kamu harus membuang semua koleksi kaktus milikmu. Jika kamu tetap ingin merawatnya karena alasan estetika, ada beberapa cara cerdas untuk menetralisir energi negatif tersebut, yakni:Baca juga: Rumah Tusuk Sate, Betulkah Memiliki Energi Negatif Dalam Feng Shui?Cara terbaik menikmati keindahan kaktus adalah dengan meletakkannya di balkon, teras, atau taman belakang. Di luar ruangan, duri kaktus justru berfungsi sebagai pelindung rumah dari energi negatif yang datang dari luar.Jika harus meletakkannya di dalam ruangan, misalnya di ruang kerja, letakkan kaktus di sisi kiri dari pintu atau meja. Dalam tradisi feng shui, sisi kiri dipercaya memiliki energi yang lebih stabil dan mampu meredam sifat agresif dari tanaman berduri.Untuk meminimalisir kesan "menusuk", kamu bisa menyandingkan kaktus dengan tanaman berdaun bulat atau sukulen yang permukaannya halus. Menambahkan bunga segar di dekat kaktus juga sangat disarankan untuk menciptakan suasana yang lebih manis dan positif.Baca juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menata Ruang Tamu Menurut Feng ShuiKaktus yang diletakkan di tempat gelap akan menciptakan kesan suram dan layu, yang mana sangat buruk bagi energi rumah. Pastikan kaktus mendapatkan cahaya matahari yang melimpah dan sirkulasi udara yang baik agar energinya tetap hidup dan tidak stagnan.Ada beberapa tips yang bisa diterapkan saat kamu memilih tanaman hias untuk mempercantik rumah, yakni:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-14 04:57