Pertamina Komitmen Salurkan LPG untuk Warga Banda Aceh, Siapkan Skenario Alternatif

2026-01-12 14:55:53
Pertamina Komitmen Salurkan LPG untuk Warga Banda Aceh, Siapkan Skenario Alternatif
- Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan LPG semaksimal mungkin guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat di Banda Aceh, Provinsi Aceh.Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi keterbatasan stok gas yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.“Kami mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan energi atau LPG secukupnya dan jangan panic buying,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun kepada Kompas.com, Sabtu .Baca juga: Aceh Minta Bantuan PBB Pascabencana Banjir-Longsor: Harap UNDP dan UNICEF Turun TanganRoberth menjelaskan, pasokan LPG untuk wilayah Banda Aceh selama ini disalurkan dari Lhokseumawe melalui jalur darat.Namun, distribusi tersebut sempat terganggu akibat kondisi jalur yang belum sepenuhnya tersambung."Kami berusaha semaksimal mungkin agar energi tetap terdistribusi walaupun bertahap dan butuh waktu tambahan," kata Roberth.Untuk memastikan pasokan tetap mengalir, Pertamina menyiapkan skema distribusi alternatif dengan memanfaatkan jalur laut menggunakan kapal Roro yang melayani rute Lhokseumawe–Banda Aceh.Langkah ini dilakukan sebagai solusi agar LPG tetap dapat disalurkan ke masyarakat."Tepatnya kemarin siang (Jumat ) dengan jalur tempuh alternatif dan moda akternatif (kapal roro) ini baru sampai di Banda Aceh," jelas Roberth."Tentunya ini adalah alternatif terbaik saat ini yang dilakukan, walaupun masih perlu pengaturan karena jumlah terdeliver belum sesuai jumlah permintaan," tambahnya.Baca juga: Akses Jalan Terputus, Kementerian PU Targetkan Pemulihan Jalur Aceh hingga Akhir Desember


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-12 13:49