Momen Prabowo dan Sultan HB X Semobil ke Peresmian Jembatan Kabanaran

2026-02-03 23:02:12
Momen Prabowo dan Sultan HB X Semobil ke Peresmian Jembatan Kabanaran
Momen akrab Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X terlihat selama acara peresmian jembatan Kabanaran di Bantul. Keakraban itu mulai terlihat saat Sultan HB X menjemput Prabowo, kemudian semobil menuju lokasi peresmian.Dilihat detikcom, Rabu , peresmian jembatan Kabanaran digelar setelah Prabowo meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia (KEI) di Solo, Jawa Tengah. Setelah dari RS KEI, Prabowo menggunakan helikopter dari Solo menuju Bantul.Setibanya di Lapangan Udara Pantai Depok, Bantul, Prabowo disambut Sultan HB X. Prabowo memberi salam hormat kepada Sultan HB X. Keduanya kemudian bersalaman dengan hangat.Prabowo lalu mengajak Sultan HB X masuk ke mobil Maung yang akan membawa mereka ke jembatan Kabanaran. Sesampai di lokasi peresmian, Prabowo keluar dari kendaraan Maung melalui sisi kanan, sementara Sri Sultan melalui sisi kiri.Pada saat sambutan acara, Prabowo juga sempat menyapa Sultan HB X. Prabowo pangling melihat Sultan HB X, yang menurutnya tampak terlihat muda."Saya kira itu sekali lagi selamat ke semua pihak. Terima kasih. Sri Sultan, saya juga tadi panggil Sri Sultan juga tambah muda kelihatannya," kata Prabowo. Prabowo lalu mengira Sri Sultan Hamengkubuwono X seorang kapten dari pasukan khusus. Setelah itu, Prabowo mengakhiri sambutannya."Saya kira tadi kapten dari pasukan khusus. Baik, saya kira demikian. Jangan lama-lama Prabowo dikasih podium," ucapnya.Selain meresmikan jembatan Kabanaran, Prabowo secara hybrid juga meresmikan infrastruktur lain di beberapa wilayah, yakni jembatan Sungai Sambas Besar, Kalimantan Barat; flyover Canguk, Jawa Tengah; underpass Gatot Subroto, Sumatera Utara; dan underpass Joglo, Jawa Tengah.Prabowo menjelaskan jembatan Kabanaran menghubungkan wilayah selatan DIY, yakni Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul. Jembatan ini memiliki nilai historis kuat bagi masyarakat sekitar karena pernah menjadi markas perjuangan Pangeran Mangkubumi, yakni Sultan HB I.Prabowo berharap kehadiran jembatan tersebut dapat meningkatkan pariwisata dan ekonomi rakyat. "Diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga. Mungkin nanti akan ada hotel-hotel yang bagus. Fasilitas-fasilitas memang harus kita dorong untuk mendukung pariwisata," ujar Prabowo.Simak juga Video: Jokowi Sebut Bahas Geopolitik-Ekonomi Global saat Bertemu Sultan HB X[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-02-03 23:06