Motor Listrik VinFast Bakal Masuk Indonesia

2026-02-04 21:45:48
Motor Listrik VinFast Bakal Masuk Indonesia
JAKARTA, – VinFast berencana membawa motor listrik ke Indonesia pada tahun depan, sebagai bagian dari strategi besar membangun ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang lengkap di Tanah Air.CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan pihaknya tengah mematangkan rencana tersebut, meski waktu peluncurannya masih dalam tahap finalisasi.“Motor pasti kita bawa tahun depan. Tapi tahun depannya kapan, kita lagi tentukan,” ujar Kariyanto ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Jumat .Baca juga: Pabrik VinFast di Subang Mulai Beroperasi Maret 2026Kompas.com/Donny Motor listrik VInFast Vento SRencana ini menjadi kelanjutan dari langkah agresif VinFast memperluas bisnis kendaraan listrik di Indonesia, setelah sebelumnya memastikan pembangunan pabrik di Subang, Jawa Barat, siap beroperasi pada Maret 2026.Kariyanto menyampaikan, VinFast tidak ingin sekadar menghadirkan produk, tetapi juga menciptakan ekosistem mobilitas listrik yang terintegrasi.Ekosistem tersebut meliputi armada taksi listrik Green SM, jaringan pengisian daya oleh V-Green, hingga skema keuangan atau financing dan pabrik perakitan lokal di Subang.Pendekatan ini disebut menjadi pembeda utama VinFast dibanding pemain lain di industri kendaraan listrik.Dengan sinergi antara kendaraan, infrastruktur, dan layanan transportasi, masyarakat diharapkan lebih mudah beralih ke kendaraan listrik.Baca juga: Tips Khusus Mobil Matik Saat Melibas TanjakanKompas.com/Donny Kunjungan ke pabrik VinFast di Vietnam“Kami melihat ekosistem adalah kunci supaya orang itu loyal kepada brand kami. Ekosistem itu mencakup pabrik, karena menunjukkan komitmen kami untuk berkembang bersama bangsa Indonesia,” kata Kariyanto.Ia menambahkan, kehadiran pabrik di Subang juga diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar serta menjadi sarana alih teknologi dari Vietnam ke Indonesia.Sebelumnya, dalam kunjungan ke pabrik VinFast di Hai Phong, Vietnam, redaksi Kompas.com sempat melihat beberapa model skuter listrik andalan perusahaan.Menurut Kariyanto, peluncuran motor listrik di Indonesia membutuhkan persiapan matang, terutama dari sisi jaringan diler dan layanan purnajual.Baca juga: VinFast Bocorkan Bawa Mobil 7-Penumpang ke Indonesia“Pertimbangan tentu banyak untuk kita memulai bisnis baru. Pertama dari sisi kesiapan produk, lalu jaringan diler itu yang paling penting,” ujarnya kala itu.“Daripada terburu-buru tapi belum matang, lebih baik kita siapkan semuanya dulu baru luncurkan bisnisnya,” kata dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-04 21:03