BMKG Pastikan Informasi Cuaca dan Gempa Tersampaikan Cepat dan Akurat

2026-01-13 10:21:57
BMKG Pastikan Informasi Cuaca dan Gempa Tersampaikan Cepat dan Akurat
JAKARTA, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berkomitmen menyampaikan informasi cuaca, iklim, hingga gempa bumi secara cepat dan akurat.Komitmen tersebut disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR, Selasa ."Kami berkomitmen untuk menghadirkan informasi cuaca, iklim, dan gempa bumi yang cepat, akurat, serta mudah dipahami. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin BMKG dapat berkontribusi lebih besar dalam membangun bangsa yang tangguh menghadapi bencana," ujar Faisal dalam RDP.Baca juga: Anggota DPR Keluhkan BMKG Lambat Informasikan Cuaca EkstremDalam pemaparannya, Faisal menyampaikan bahwa BMKG terus meningkatkan akurasi informasi prakiraan cuaca dan iklim.Menurutnya, keakuratan akurasi informasi tersebut berdampak langsung pada peningkatan kepercayaan publik dan efisiensi sektor ekonomi yang bergantung pada data cuaca, seperti pertanian, perikanan, dan transportasi.Ia mengungkap, akurasi informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang disampaikan BMKG telah mencapai 102,9 persen dari target indikator kinerja nasional."Capaian ini menunjukkan keandalan sistem pengamatan dan peningkatan kapasitas analisis di seluruh satuan kerja BMKG," ujar Faisal.Baca juga: BMKG Diminta Akses Data Sungai dari Malaysia untuk Mitigasi Banjir di KaltaraBMKG, kata Faisal, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan informasi cuaca dan pemahaman masyarakat melalui berbagai program edukasi, termasuk Sekolah Lapang.Faisal menyebut kegiatan tersebut kini mencakup Sekolah Lapang Gempa, Sekolah Lapang Iklim, dan Sekolah Lapang Cuaca bagi nelayan."Untuk Sekolah Lapang, bahwa untuk tahun 2025 total peserta adalah 4.419 orang yang dilaksanakan di 25 provinsi,” ujar Faisal.Baca juga: Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga Februari 2026 Ke depan, BMKG akan terus mendukung program prioritas nasional, di antaranya pengembangan sistem peringatan dini multi-bencana, peningkatan layanan informasi maritim dan penerbangan, serta integrasi data meteorologi dan klimatologi dengan sistem perencanaan pembangunan daerah.Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kian meningkat akibat perubahan iklim global.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-13 10:40