CILACAP, – Duka mendalam dirasakan Daryana, salah satu korban selamat peristiwa longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Tragedi ini merenggut nyawa dua orang terkasihnya, yaitu istri Wahyuni dan anaknya Maya (15).Daryana menceritakan detik-detik menegangkan saat bencana terjadi pada Kamis malam.Dimulai dari suara gemuruh yang menggelegar hingga kehilangan nyawa di depan matanya."Suaranya gemuruh gitu, kayak pesawat atau apalah," kata Daryana di RSUD Majenang, Jumat , saat menunggu pemulasaran jenazah istrinya.Saat kejadian, Daryana berada di luar rumah dan seketika gelap gulita menyelimuti lingkungan.Baca juga: Sekolah Disegel, Siswa SDN Lerpak 2 Belajar Lesehan di Mushala dan Teras RumahSeparuh tubuhnya sempat tertimbun material longsor sebelum berhasil diselamatkan oleh warga sekitar.Ia menambahkan, istrinya sedang berada di pintu untuk menyelamatkan diri.Namun, takdir berkata lain. Wahyuni ditemukan meninggal pada Jumat siang di balik timbunan longsor."Mungkin sedang berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya tertimpa longsor," ucap Daryana.Sementara itu, anaknya Maya saat kejadian berada di rumah kakeknya, Dislam.Maya ditemukan meninggal dunia bersama sepupunya, Julia, pada Kamis malam.Meski dilanda kesedihan mendalam, Daryana berusaha tetap tegar. Ia bersyukur karena masih diberikan keselamatan."Alhamdulillah, masih dikasih umur," kata Daryana.Hingga kini, longsor di Desa Cibeunying telah menelan tiga korban jiwa. Sebanyak 20 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
(prf/ega)
Tragedi Longsor Cilacap: Daryana Kehilangan Istri dan Anaknya, Masih Bersyukur Bisa Selamat
2026-01-12 03:31:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:39
| 2026-01-12 02:52
| 2026-01-12 02:51
| 2026-01-12 02:09
| 2026-01-12 01:38










































