JAKARTA, - Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, mengungkapkan bahwa 4.839 rumah warga hilang tersapu banjir yang melanda wilayahnya pada akhir November 2025 lalu.Rumah-rumah yang hilang tersebut tersebar di sejumlah kampung dan desa, terutama yang berada di bantaran sungai.“Kemudian kami laporkan juga untuk kondisi rumah. Rumah yang hilang di Aceh Tamiang, ini hitungan kami masih dinamis, sebanyak 4.839 rumah yang hilang,” ujar Armia dalam rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar DPR RI di Aceh, Selasa .Baca juga: Sungai Aceh Tamiang Melebar Usai Banjir, Jembatan Darurat Tak Bisa Dibangun“Jadi ini ada di beberapa gampong atau beberapa desa memang betul-betul hilang, terutama yang di pinggir sungai,” sambungnya.Selain rumah yang hilang, Armia menyebutkan puluhan ribu rumah lainnya mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.“Kemudian yang rusak berat itu ada 8.509 buah. Rusak sedang ada 9.366 buah, dan rusak ringan sebanyak 15.174 buah,” ungkap Armia.Baca juga: Aceh Tamiang Butuh Banyak Alat Berat, 216 Desa Masih Tertimbun LumpurUntuk menangani persoalan hunian warga terdampak, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menyiapkan usulan rencana pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).“Kami sudah menyiapkan untuk pembangunan huntara dan huntap, baik itu tanah yang merupakan aset pemerintah daerah,” kata Armia.Baca juga: Seperti Apa Rupa dan Teknologi Modular Huntara di Aceh Tamiang?Dia menambahkan, pemerintah daerah juga telah berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan pemegang hak guna usaha (HGU), untuk mendukung penyediaan lahan bagi pembangunan hunian tersebut.Menurut Armia, terdapat 14 perusahaan HGU yang diminta untuk melepaskan sebagian lahannya guna pembangunan huntara dan huntap bagi warga terdampak bencana.“Ada 14 perusahaan HGU yang kami mintakan untuk bisa dilepaskan sebagai tempat nantinya akan dibangunkan huntara atau huntap,” jelas Armia.Berdasarkan perhitungan sementara pemerintah daerah, kebutuhan hunian tetap di Aceh Tamiang pascabencana mencapai lebih dari 15.000.“Karena hasil perhitungan sementara kami lebih kurang itu 15.000 huntap yang kami butuhkan untuk di Aceh Tamiang,” pungkasnya.
(prf/ega)
Aceh Tamiang Usai Banjir: 4.839 Rumah Hilang, Beberapa Desa Betul-betul Raib
2026-01-12 04:16:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:49
| 2026-01-12 04:44
| 2026-01-12 03:24
| 2026-01-12 03:03
| 2026-01-12 02:36










































