Jembatan Krueng Tingkeum Dibuka, Akses Banda Aceh-Medan Kembali Normal

2026-01-12 06:55:44
Jembatan Krueng Tingkeum Dibuka, Akses Banda Aceh-Medan Kembali Normal
JAKARTA, - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membuka kembali Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, setelah jembatan tersebut putus total selama sekitar satu bulan akibat banjir bandang dan tanah longsor.Jembatan darurat tipe bailey sepanjang 66 meter itu mulai difungsikan pada Sabtu , sekaligus mengakhiri terputusnya ruas Jalan Nasional Banda Aceh-Medan yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.Baca juga: Akses Padang-Bukittinggi Putus Bikin Trafik Tol Padang-Sicincin AnjlokPembukaan kembali jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan konektivitas pasca bencana di Aceh.Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memprioritaskan penanganan akses jalan nasional karena perannya yang krusial bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.Pembangunan jembatan darurat dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, BUMN, dan kontraktor lokal.PT Adhi Karya (Persero) Tbk bertindak sebagai pelaksana utama dengan dukungan PT Krueng Meuh, serta pendampingan dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan BPJN Aceh.Baca juga: Akses Jalan Nasional Tarutung-Batas Taput/Tapteng Tembus 42 KilometerBupati Bireuen Mukhlis yang meninjau langsung lokasi jembatan menyampaikan apresiasi atas kerja cepat seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap jembatan darurat tersebut dapat memperlancar arus lalu lintas dan mengurangi kemacetan yang sempat terjadi selama akses terputus."Alhamdulillah kami tinjau jembatan Krueng Tingkeum. Dan ini mudah-mudahan kepada pengguna jalan juga tidak bermasalah nanti dan tidak akan terjadi kemacetan lagi seperti yang kita lihat pada hari ini," kata Mukhlis, dikutip dari keterangan resmi, Minggu .Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025 menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur.Berdasarkan data Kementerian PU per 17 Desember 2025, tercatat 38 ruas jalan nasional dan 16 jembatan terdampak.Penanganan dilakukan secara bertahap di lintas timur, barat, dan tengah Aceh. BPJN Aceh mengerahkan ratusan alat berat untuk membersihkan material longsor serta membangun kembali akses jalan dan jembatan yang terputus.Baca juga: AHY Prioritaskan Perbaikan Akses Jalan yang Terputus akibat BanjirSelama Jembatan Krueng Tingkeum belum dapat dilalui, pemerintah daerah bersama masyarakat memanfaatkan jalur alternatif, termasuk jalan-jalan desa, untuk menjaga kelancaran lalu lintas."Ya, kita terus mendukung dan bekerja sama sampai hari ini. Juga jalur-jalur yang kita gunakan untuk tembus ke lintas timur juga banyak menggunakan jalan-jalan desa yang hari ini dan kita ikut membantu untuk apa namanya memperlancar jalur lalu lintas ya," ujar Mukhlis.Jembatan darurat yang kini beroperasi memiliki kapasitas beban maksimal 30 ton.Pemerintah daerah dan masyarakat berharap Kementerian PU dapat segera membangun jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang."Ya, harapan Kita ke depan mudah-mudahan PU pusat atau Kementerian PU bisa membangun segera jembatan permanen ya. Kalau seandainya sudah dibangun jembatan yang permanen, alhamdulillah sudah lancar seperti yang dulu," katanya.Dengan kembali berfungsinya jembatan tersebut, arus lalu lintas di Kabupaten Bireuen diharapkan semakin stabil dan mendukung pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat secara bertahap.


(prf/ega)