Mendagri Minta Gubernur Papua Bantu Keluarga Wanita Hamil yang Meninggal akibat Ditolak 4 RS

2026-01-12 06:11:52
Mendagri Minta Gubernur Papua Bantu Keluarga Wanita Hamil yang Meninggal akibat Ditolak 4 RS
JAKARTA, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Gubernur Papua Mathius D Fakhiri memberikan bantuan kepada keluarga wanita hamil yang meninggal dunia akibat ditolak empat rumah sakit di wilayah tersebut.Arahan itu disampaikannya sesaat setelah ia menerima informasi mengenai insiden tersebut."Saya sudah sampaikan, saya sudah komunikasi dengan Gubernur. Saya minta Gubernur Pak Mathius Fakhiri sesegera mungkin ke rumah korban, keluarga korban, semua dibantu," kata Tito, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin .Tak hanya itu, Tito juga melaporkan insiden ini kepada Presiden Prabowo Subianto.Prabowo lalu memerintahkan audit internal yang menyasar pada rumah sakit dan pejabat-pejabat terkait, termasuk pejabat di dinas kesehatan, pejabat provinsi, hingga kabupaten.Baca juga: Prabowo Perintahkan Audit RS dan Pejabat di Papua Usai Kasus Ibu Hamil Ditolak 4 RS"Melakukan audit internal masalahnya di mana. Dikumpulkan rumah sakit-rumah sakit itu, termasuk juga pejabat-pejabat yang di Dinas Kesehatan dan lain-lain, baik provinsi, kabupaten, dan juga yang swasta," ucap Tito.Audit juga termasuk aturan-aturan di Kementerian Dalam Negeri, termasuk peraturan kepala daerah."Peraturan Bupati itu kan melibatkan Rumah Sakit Kabupaten Jayapura, kemudian juga aturan dari Peraturan Gubernur karena yang terakhir kan di Rumah Sakit Umum Provinsi," tutur dia.Saat ini, Tito sudah berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan audit.Sebagai tindak lanjut, Menkes Budi dan pihak Kemendagri sudah menuju Jayapura, Papua, hari ini."Kemudian Menkes mengirimkan tim khusus juga untuk melakukan audit teknis mengenai masalah layanan kesehatan. Kita enggak ingin terulang lagi. Sama tadi pesan dari Pak Presiden, jangan sampai terulang lagi hal yang sama," ujar Tito.Baca juga: Mendagri Tekankan Pentingnya Sosialisasi Pembebasan BPHTB dan PBG untuk MBR"Segera lakukan audit untuk mengetahui pokok masalahnya dan lakukan perbaikan. Apakah fasilitasnya, ataukah tata kelolanya, ataukah orangnya, ataukah aturannya. Ini yang kami tunggu nanti, malam ini semuanya berangkat ke sana," imbuh dia.Sebelumnya diberitakan, seorang ibu di Papua, Irene Sokoy, meninggal pada Senin pukul 05.00 WIT setelah melalui perjalanan panjang dan melelahkan dari RSUD Yowari, RS Dian Harapan, RSUD Abepura, hingga RS Bhayangkara tanpa mendapatkan penanganan memadai.Kepala Kampung Hobong, Abraham Kabey, yang juga mertua almarhum menceritakan bahwa Irene mulai merasakan kontraksi, pada Minggu siang.Keluarga membawanya menggunakan speedboat menuju RSUD Yowari.


(prf/ega)