Kepala BNPB Bicara soal Viral Minimarket di Sibolga Dijarah Warga

2026-02-05 02:32:31
Kepala BNPB Bicara soal Viral Minimarket di Sibolga Dijarah Warga
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menanggapi perihal video minimarket di Sibolga, Sumatera Utara, disebut menjadi sasaran penjarahan hingga viral di media sosial. Suharyanto memberikan penjelasan."Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga, adanya upaya mengambil logistik. Jadi kami sudah cek ke personel kami yang bisa masuk ke sana, itu mereka mengambil bahan makanan. Jadi tidak bersifat menjarah atau merusak, memecahkan kaca, dan lain sebagainya tidak, dia menjarah bahan makanan," kata Suharyanto, Minggu (30/11/2025) dalam jumpa pers dilihat di kanal siaran YouTube Kompas TV."Ya mungkin mereka khawatir, takut, karena tertutup dan bahan makanan terbatas sehingga itu yang dilakukan dan itu yang sebagian viral di medsos," imbuhnya.Suharyanto mengatakan pihaknya juga sudah memberikan penjelasan mengenai video viral itu di akun media sosial resmi BNPB. Suharyanto mengatakan pihaknya akan terus memaksimalkan penanganan bencana banjir."Kami juga sudah memberikan penjelasan secara langsung Mungkin bapak ibu kalau buka TikTok ada itu saya yang berbicara masalah penjarahan di supermarket, sebagian kalau di situ yang suka 10 ribu yang 5.000 menghujat, jadi menghujat kami dan penanganan," kata Suharyanto."Tapi kami masih optimis karena yang mendukung masih banyak daripada memberikan koreksi yg negatif, tapi itu tentu saja jadi perhatian kami," imbuhnya.Dalam kesempatan itu, Suharyanto juga menyampaikan update terkait korban meninggal dunia akibat bencana alam banjir hingga tanah longsor yang menerjang Aceh Sumatera Utara, Sumatera Barat. Total korban tewas akibat banjir di tiga provinsi itu kini jumlahnya mencapai 316 orang.Berikut ini data korban meninggal dunia dan korban hilang di 3 provinsi:Aceh: 54 orang tewas, 55 orang hilangSumatera Barat: 90 orang meninggal dunia, 87 orang hilangSumatera Utara: 172 orang hilang, 147 orang hilang


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-05 01:39