ROMA, - Jet tempur Eurofighter Typhoon milik Italia kembali dikerahkan untuk mencegat pesawat-pesawat Rusia, dalam misi pengamanan wilayah udara NATO di Baltik atau Baltic Air Policing (BAP) akhir pekan lalu.Menurut laporan Komando Udara NATO, pencegatan dilakukan pada Jumat di atas Laut Baltik.Pesawat Rusia yang dicegat termasuk satu unit Tupolev Tu-134UBL, varian langka yang dijuluki “Black Pearl” atau Mutiara Hitam. Pesawat ini sebelumnya digunakan untuk melatih kru bomber strategis Tu-160 dan Tu-22M3.Baca juga: Akhirnya Ukraina Sepakati Perjanjian Damai dengan Rusia, Perang Segera Usai?Selain itu, jet Italia juga mengidentifikasi dua unit Sukhoi Su-30SM2 dan satu pesawat pengebom taktis Su-24 dalam formasi yang sama.NATO menyebut, misi ini merupakan bagian dari inisiatif Eastern Sentry yang bertujuan menjaga keamanan wilayah udara negara-negara anggota di perbatasan timur.“Selama seminggu terakhir, jet-jet tempur yang diterjunkan Italia di Amari telah dikerahkan untuk mencegat berbagai aset Rusia. Patroli Udara NATO di wilayah Baltik memastikan keamanan wilayah udara NATO di bawah Eastern Sentry,” demikian pernyataan Komando Udara NATO, dikutip dari Simple Flying, Senin .Bersamaan dengan itu, NATO juga merilis sejumlah foto hasil identifikasi pesawat Rusia oleh jet tempur Italia dalam misi tersebut.Fasttailwind/shutterstock Eurofighter TyphoonDalam beberapa bulan terakhir, aktivitas udara militer Rusia di wilayah timur NATO dilaporkan mengalami peningkatan signifikan.Pada akhir Oktober 2025, jet tempur MiG-29 milik Polandia mencegat pesawat intai Rusia jenis Il-20 yang terbang tanpa rencana penerbangan dan mematikan transponder di atas Laut Baltik. Meski demikian, pesawat tersebut tidak memasuki wilayah udara Polandia.Baca juga: NATO Kembali Waspada Usai Rusia Rampungkan Rudal Jelajah Bertenaga NuklirSebelumnya, pada pertengahan September, tiga jet tempur Rusia dilaporkan melanggar wilayah udara Estonia.Insiden ini berlangsung hampir 12 menit sebelum akhirnya jet F-35 Italia memaksa ketiga MiG-31 Rusia tersebut keluar dari wilayah udara Estonia.Pelanggaran itu terjadi hanya sepekan setelah radar Polandia mendeteksi 19 unit drone asing melintasi wilayah udaranya.Di periode yang sama, dua jet Rusia juga dilaporkan terbang sangat rendah di atas platform minyak milik perusahaan Petrobaltic yang beroperasi di Laut Baltik.Sepanjang musim panas 2025, insiden serupa turut dilaporkan oleh Lithuania dan Latvia, ketika beberapa drone Rusia dikabarkan memasuki wilayah udara kedua negara tersebut.NATO menegaskan bahwa pengamanan wilayah udara di kawasan Baltik merupakan prioritas utama, terlebih di tengah meningkatnya ketegangan militer Rusia dengan negara-negara anggota aliansi.Baca juga: AL Kerajaan Inggris Cegat Kapal Perang dan Tanker RusiaSumber: Kompas.com (Penulis: Danur Lambang Pristiandaru | Editor:Danur Lambang Pristiandaru)
(prf/ega)
Bomber Langka Rusia Terobos Wilayah NATO, Italia Kerahkan Jet Tempur
2026-01-12 05:47:10
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:10
| 2026-01-12 06:08
| 2026-01-12 06:07
| 2026-01-12 05:17










































