Ronaldo Phenomenon Bicara Hal Menarik dari Era Galacticos Real Madrid

2026-01-14 14:16:51
Ronaldo Phenomenon Bicara Hal Menarik dari Era Galacticos Real Madrid
- Legenda sepak bola dunia, Ronaldo Luis Nazario de Lima, berbicara soal masa-masanya menjadi pemain di era Galacticos Real Madrid dan anggapan bahwa ia kurang serius dalam latihan.Hal tersebut disampaikan Ronaldo Luis Nazario de Lima dalam sesi diskusinya menutup hari pertama World Sports Summit di Dubai pada Senin .Ronaldo "Phenomenon" mengutarakan bahwa masa bermainnya di Real Madrid sangatlah spesial."Untuk kali pertama, seorang presiden mengubah sepak bola dalam segala cara," tuturnya seperti dikutip dari Marca."Florentino Perez merupakan presiden terbaik yang pernah saya tahu."Baca juga: Fabregas Bongkar Tantangan Terbesar Xabi Alonso di Real Madrid"Ia berinvestasi ke banyak pemain hebat, membeli Luis Figo, Zinedine Zidane, saya, lalu David Beckham.""Keempat Galacticos datang dan dia mengubah cara publik melihat industri sepak bola.""Sepak bola telah berevolusi menjadi seperti sekarang karena Florentina Perez. Ia seperti ayah bagi saya dan kami punya hubungan baik."Ia pun mengutarakan hal menarik soal gaji yang dirinya terima saat menjadi bagian tim super bintang Real madrid tersebut.Menurutnya, hampir semua pemain bintang di era tersebut memiliki nominal gaji sama."Namun, Beckham dan saya punya pemasukan lebih dari para sponsor, yang kami bagi bersama klub," tuturnya. "Jadi, saya bisa mengatakan bahsa saya bermain bagi Real Madrid secara gratis!" ujarnya sembari tertawa.Ronaldo pun ditanya soal anggapan bahwa dirinya tak suka berlatih di lapangan latihan, suatu reputasi yang pernah melekat.“Ada kesalahpahaman soal itu,” ujar Ronaldo sambil tersenyum.“Seperti yang dikatakan Djokovic, dalam tenis pun terjadi perubahan besar dalam metode latihan dibandingkan 10 tahun lalu. Cara kami berlatih secara fisik sekarang jauh lebih baik."Baca juga: Tanggapan Eks Pelatih Real Madrid Usai Vinicius Jr Disiuli di Bernabeu


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-14 13:09