Perusahaan Milik Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham COIN

2026-01-12 10:41:28
Perusahaan Milik Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham COIN
JAKARTA, — Arsari Group, perusahaan investasi multisektor milik Hashim Djojohadikusumo, resmi menjadi salah satu pemegang saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).Langkah ini dilakukan melalui entitas investasi PT Arsari Nusa Investama.Masuknya Arsari Group sebagai pemegang saham COIN dipandang sebagai bentuk kepercayaan institusional terhadap prospek industri aset digital di Indonesia.Baca juga: Surge dan Arsari Group Sepakati Kerja Sama Penyediaan Akses Internet Masyarakat DBR Direktur Utama PT Arsari Tambang Aryo Djojohadikusumo yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta Selasa /DEBRINATA RIZKY Keputusan tersebut juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat kedaulatan ekonomi digital nasional, sekaligus mendorong pengembangan ekosistem aset digital yang aman, teregulasi, dan berdaya saing global.Wakil Direktur Utama dan Direktur Operasional Arsari Group, Aryo Djojohadikusumo, menyatakan bahwa keputusan investasi ini merefleksikan dukungan Arsari terhadap transformasi digital nasional.Ia menilai COIN beserta dua entitas anaknya, yakni PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), memiliki landasan tata kelola dan kesiapan ekosistem yang dinilai kuat.“Kami melihat COIN memiliki fondasi kuat serta ekosistem yang lengkap dan paling siap untuk menjadi katalis dalam membangun dan mengembangkan industri aset digital nasional, termasuk aset kripto dengan mengedepankan tata kelola yang baik," kata Aryo dalam siaran pers, Rabu .Baca juga: Imbas Harga Meroket, Saham Indokripto Koin Semesta (COIN) Disuspensi BEI "Investasi ini bukan hanya tentang nilai ekonomi, tetapi tentang membangun kedaulatan digital Indonesia yang mampu menghasilkan inovasi dan nilai tambah bagi ekonomi nasional,” ujar Aryo.Ia juga menilai perkembangan pengawasan aset digital oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi momentum penting bagi industri.


(prf/ega)