Banser–Ansor Ikut Amankan Misa dan Natal di Gereja Santo Yakobus Lakarsantri Surabaya

2026-02-03 07:41:57
Banser–Ansor Ikut Amankan Misa dan Natal di Gereja Santo Yakobus Lakarsantri Surabaya
SURABAYA, – Polsek Lakarsantri bersama Banser dan Pemuda Ansor Kecamatan Lakarsantri melakukan pengamanan perayaan Natal di Gereja Paroki Santo Yakobus, kawasan CitraLand, Surabaya.Pengamanan dilakukan untuk memastikan misa Natal berlangsung aman dan kondusif, termasuk misa yang akan digelar pada Kamis pagi.Perwira Pengendali Polsek Lakarsantri, AKP Harianto Badal, mengatakan keterlibatan Banser dan unsur PBNU dalam pengamanan gereja sudah berlangsung lama dan menjadi bentuk soliditas antarumat beragama di wilayah tersebut.“Dari Banser maupun dari PBNU juga ikut bantu pengamanan misa atau ibadah Natal pada setiap perayaan Natal di wilayah Gereja Yakobus. Jadi untuk khususnya wilayah Kecamatan Lakarsantri dan Sambikerep, untuk setiap kegiatan ibadah, hubungan umat beragama di sini itu sangat solid,” kata Harianto saat ditemui Kompas.com di lokasi, Rabu malam.Baca juga: 15.235 Warga Binaan Se-Indonesia Terima Remisi NatalMenurut Harianto, koordinasi pengamanan telah dilakukan jauh hari sebelum Natal.Personel kepolisian disiagakan sejak dua jam sebelum ibadah dimulai, dengan pembagian tugas yang telah diatur lintas sektoral.“Kalau dari kita, sebelum Natal itu dua jam sebelumnya sudah melaksanakan pengamanan atau pengaturan. Kalau dari PBNU sendiri atau lintas sektoral, karena dia juga ada yang dituakan atau komandan regunya, jadi dia yang mengatur penempatannya,” ujarnya.Baca juga: Momen Tahanan KPK Dibesuk Keluarga Saat Hari Natal 2025Polsek Lakarsantri juga mendirikan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru sebagai agenda tahunan.Untuk pos pengamanan, satu regu berisi enam personel diterjunkan secara bergantian, sementara seluruh personel dilibatkan untuk pengamanan kegiatan ibadah.Harianto juga memastikan tidak ada pengalihan arus lalu lintas di sekitar gereja karena kawasan tersebut merupakan area permukiman dan tidak menimbulkan kemacetan.Selain Gereja Santo Yakobus, pengamanan juga dilakukan di sejumlah titik lain.“Titik pengamanan selain di Gereja Yakobus, juga di gereja terbesar wilayah barat, area mall PTC, dan gereja-gereja kecil yang jemaatnya tidak begitu banyak,” katanya.Baca juga: Ini Rangkaian Ibadah Natal 2025 di Gereja Immanuel Jakarta PusatSementara itu, Ketua Ansor Kecamatan Lakarsantri, Rahmat Budi, mengatakan keterlibatan Banser–Ansor dalam pengamanan perayaan Natal sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.“Sudah lama. Dari lima tahun terakhir makin lebih. dan setiap tahun kita dari Ansor-Banser ikut pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya saat ditemui Kompas.com.Rahmat menyebut Gereja Santo Yakobus menjadi salah satu titik pengamanan yang paling aktif dilakukan oleh Banser–Ansor di wilayah Lakarsantri.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-03 07:29