Sering Absen Paripurna dan Didesak Mundur dari Anggota DPRD Batam, Hendra Asman: Saya Sakit Kanker Usus

2026-01-14 18:34:46
Sering Absen Paripurna dan Didesak Mundur dari Anggota DPRD Batam, Hendra Asman: Saya Sakit Kanker Usus
BATAM, - Wakil Ketua III DPRD Batam dari Fraksi Golkar, Hendra Asman, angkat bicara terkait absensinya dalam beberapa rapat paripurna yang sempat menuai sorotan sejumlah anggota dewan.Dalam rapat paripurna yang digelar Rabu sore, beberapa perwakilan fraksi, termasuk dari Gerindra dan NasDem, mempertanyakan ketidakhadiran Hendra dan menyoroti peran Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam yang dinilai belum tegas menyikapi hal itu.Dihubungi melalui sambungan telepon pada hari yang sama, Hendra menjelaskan bahwa dirinya tengah menjalani pemulihan setelah didiagnosis menderita tumor usus. Ia menegaskan masih menjalankan sebagian tugasnya meski terbatas karena kondisi kesehatan.“Saya pada prinsipnya kondisi badan tidak baik-baik saja, tapi saya bukan berhalangan tetap. Di beberapa momen saya masih hadir di paripurna dan acara dewan, hanya memang tidak sepenuhnya seperti dulu karena saya disarankan dokter,” ujarnya.Baca juga: “Sudah Kesekian Kalinya!”, Anggota DPRD Batam Geram ke Wakil Ketua IIIHendra menambahkan bahwa dirinya sudah menyampaikan laporan resmi terkait kondisi kesehatannya kepada Fraksi Golkar, Sekretariat DPRD Batam, dan Badan Kehormatan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kritik dari rekan-rekannya sesama anggota dewan.“Pada prinsipnya saya menghargai apa yang menjadi aspirasi kawan-kawan. Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Masalah sakit juga tidak ada yang mau menerimanya, tapi itu karena memang cobaan dari Tuhan,” ucapnya.Sementara itu, Ketua BK DPRD Batam, Muhammad Fadli, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan anggota dewan yang disampaikan dalam rapat tersebut.“Ketua III sedang tidak sehat, tapi untuk melaksanakan fungsi dari laporan anggota DPRD perlu ada evaluasi, perlu ada satu diskusi mengenai hal ini. Oleh karena itu kami dari BK diminta untuk mencari solusi tenang masalah ini,” kata Fadli.Ia menambahkan, beberapa hari sebelumnya dirinya telah menemui Hendra Asman dan memastikan bahwa yang bersangkutan memang masih menjalani pengobatan, namun tetap menjalankan sebagian tugas sebagai anggota DPRD Batam.“Beliau sedang masa pengobatan, kami telah melihat kondisi beliau. Beberapa hari lalu beliau juga datang dan masuk,” ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-01-14 17:46