Hilang Saat Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai Waetuo Bone

2026-01-14 02:28:48
Hilang Saat Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai Waetuo Bone
BONE, - Seorang anak berusia 11 tahun ditemukan meninggal di dasar Sungai Waetuo, Lingkungan Maccikka, Kelurahan Waetuo, Kecamatan Taneteriattang Timur, Kabupaten Bone.Sebelumnya, korban diketahui bermain di sekitar muara sungai.AD, inisial anak tersebut, ditemukan di dasar sungai oleh puluhan warga yang melakukan pencarian.Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga pada Rabu, .Peristiwa ini saat AD (11), bermain di sungai bersama empat orang rekannya pada Selasa, sekitar pukul 13.30 Wita.Baca juga: Gara-Gara Air, Pria di Bone Nekat Tikam Kakak Kandung hingga KritisPada pukul 17:40 Wita, empat rekan korban kemudian beranjak pulang dan baru menyadari bahwa AD menghilang."Kejadiannya kemarin di mana korban bermain sejak siang hingga sore hari dan baru diketahui setelah seluruh rekan korban yang menemani bermain naik ke tepi sungai dan korban sudah menghilang," kata AKP Rayendra Muchtar, Kasi Humas Polres Bone saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat pada Rabu, .Puluhan warga yang mendapat informasi kemudian melakukan pencarian.Baca juga: Korupsi Proyek Irigasi Rp 3 Miliar di Bone: 4 Terdakwa Divonis BerbedaJasad korban ditemukan di dasar sungai oleh salah seorang warga yang membantu melakukan pencarian pada pukul 18.10 Wita, Selasa, .Gilang, salah satu warga mengatakan, saat melakukan pencarian ia berjalan ke tengah sungai. Setelah itu kakinya terasa menyentuh mayat."Saya berjalan ke tengah sungai dan kebetulan kaki saya menyentuh mayat, jadi saya langsung angkat naik," kata Gilang (35), yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon pada Rabu, .Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan menduga bahwa perubahan kedalaman sungai akibat pengaruh gelombang pasang air laut berpengaruh menjadi salah satu faktor."Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan, namun perubahan kedalaman sungai akibat gelombang pasang air laut menjadi pengaruh korban tenggelam," kata AKP Rayendra Muchtar.Baca juga: Rapat Banggar DPRD Bone Ricuh, Anggota Dewan Saling Lempar CangkirJasad korban kemudian langsung disemayamkan di rumah duka yang hanya berjarak 300 meter dari lokasi kejadian.Pihak keluarga menolak otopsi, dan jasad korban telah dimakamkan pada pukul 10:00 Wita, Rabu, .


(prf/ega)