Ketika Elon Musk Membantu Nvidia Jadi Penguasa AI…

2026-01-12 14:52:03
Ketika Elon Musk Membantu Nvidia Jadi Penguasa AI…
Ringkasan: - Bos perusahaan teknologi kenamaan, Elon Musk punya andil dalam kesuksesan Nvidia menjadi penguasa industri Artificial Intelligence (AI) saat ini. Setahun belakangan, chip AI Nvidia laku keras di pasaran.Berbagai perusahaan AI besar seperti Google, Amazon, Microsoft, Meta, dan OpenAI bergantung dengan chip buatan Nvidia. Akan tetapi, sebelum Nvidia mendominasi industri AI, perusahaan tersebut sempat mengalami periode yang tidak mudah.Baca juga: Resep Sukses Nvidia Mendominasi Industri AI, Modal NekatPerusahaan yang bermarkas di Silicon Valley itu pernah gagal dalam memasarkan komputer AI pertama mereka. CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan superkomputer AI pertama Nvidia, DGX-1 tidak mendapat sambutan positif saat pertama kali diperkenalkan ke pasar.Kisah itu disampaikan Jensen dalam podcast Joe Rogan Experience. Dalam perbincangan tersebut, ia membeberkan perjalanan panjang Nvidia sebelum akhirnya mampu menguasai industri AI.Menurut Jensen, Nvidia telah menggelontorkan dana hingga miliaran dolar untuk riset dan pengembangan DGX-1. Produk tersebut dirancang sebagai fondasi komputasi kecerdasan buatan masa depan. Namun, harapan besar itu tidak langsung berbuah hasil.Alih-alih mendapat antusiasme, peluncuran DGX-1 justru disambut dengan keheningan. Jensen mengaku tidak ada satu pun pihak yang tertarik membeli produk tersebut saat pertama kali diumumkan.“Ketika saya mengumumkan DGX-1, tidak ada satu orang pun di dunia yang menginginkannya," aku Jensen dengan nada getir."Saya tidak mendapatkan satu pun pesanan pembelian. Tidak ada yang mau membelinya. Tidak ada yang mau menjadi bagian dari (proyek) itu," lanjut Jensen.Elon Musk hadir menyelamatkan Nvidia di tengah kondisi pasar yang tidak berminat dengan DGX-1. Peristiwa itu terjadi pada 2016, jauh sebelum Musk mengakuisisi platform X (dulu Twitter). Namun, saat itu ia sudah memimpin Tesla dan menjadi pendiri OpenAI.Baca juga: Trump Melunak, Nvidia Boleh Jual Chip AI Canggih ke China LagiCEO Nvidia Jensen Huang menyebut, Musk menjadi satu-satunya tokoh yang menunjukkan ketertarikan serius terhadap DGX-1, di saat sebagian besar industri teknologi masih bersikap skeptis terhadap komputasi berbasis kecerdasan buatan."Dia (Elon) bilang, 'Tahu tidak, saya punya perusahaan yang sepertinya bisa benar-benar menggunakan alat ini,'" kata Jensen menirukan ucapan Musk.Musk kala itu menjelaskan bahwa OpenAI, sebagai organisasi AI non-profit, membutuhkan daya komputasi yang sangat besar untuk mengembangkan dan melatih model kecerdasan buatan.Mendengar hal tersebut, Jensen langsung menyambut antusias kehadiran pelanggan pertamanya. Bahkan, Jensen membungkus sendiri superkomputer itu, memasukkannya ke dalam mobil, lalu mengantarkannya secara langsung ke kantor Elon Musk."Saya membungkus satu unit, saya menyetir ke San Francisco, dan saya mengantarkannya langsung ke Elon pada tahun 2016," cerita Jensen, seperti dikutip KompasTekno dari Wccftech.


(prf/ega)