42 Mustahik Siap Naik Kelas Jadi Wirausaha Mandiri pada Inagurasi Wirausaha Berdaya 2025

2026-01-12 05:28:59
42 Mustahik Siap Naik Kelas Jadi Wirausaha Mandiri pada Inagurasi Wirausaha Berdaya 2025
– Program Wirausaha Berdaya resmi menyelesaikan batch pertama yang ditandai dengan penyelenggaraan kegiatan Inagurasi Wirausaha Berdaya 2025 di Museum Mandiri, Jakarta Barat, Sabtu .Lewat kegiatan inagurasi itu, seluruh peserta secara resmi ditetapkan sebagai alumnus Wirausaha Berdaya 2025.Sebagai puncak dari rangkaian program pemberdayaan ekonomi, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat kapasitas usaha mustahik (penerima zakat). Dengan demikian, mereka mampu berkembang menjadi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.Kegiatan itu juga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki (orang yang membayar zakat).Setelah melalui pendampingan intensif selama sekitar tiga hingga empat bulan, sebanyak 42 peserta dinyatakan lolos dan menerima bantuan modal usaha.Program Wirausaha Berdaya sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandung dan HIPMI Academy sebagai mitra pelaksana.Kolaborasi itu menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga filantropi dan organisasi pengusaha dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis kewirausahaan yang berorientasi pada kemandirian jangka panjang.Ketua Yayasan MAI Foundation Bily Arkan menyampaikan, bahwa program tersebut tidak hanya dirancang sebagai penyaluran bantuan modal usaha, tetapi juga sebagai pemberdayaan berkelanjutan untuk membentuk pengusaha mustahik yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.“Program Wirausaha Berdaya merupakan bagian dari upaya kami dalam membangun kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan sehingga ke depan mereka mampu bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat,” ujar Bily dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin .Senada, Direktur MAI Foundation Zainal Abidin turut menegaskan manfaat pendampingan yang terstruktur agar para peserta mampu mengelola usaha secara profesional dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.“Pendampingan menjadi kunci agar usaha yang dijalankan tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” jelas Zainal.Sementara itu, Manager Pemberdayaan dan Pendistribusian MAI Foundation Abdul Hadi menekankan bahwa Wirausaha Berdaya merupakan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi yang terukur dan berkelanjutan, dengan indikator capaian yang jelas bagi setiap peserta.Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat.Materi pendampinganSelama pembinaan, program tersebut didampingi secara langsung oleh Direktur HIPMI Academy Ganjar Hidayat. Ia berperan aktif sejak tahap awal hingga pelaksanaan inagurasi.Ketua HIPMI Kota Bandung Ibrahim Imaduddin Islam juga memberikan dukungan dengan mendorong keterlibatan pengusaha muda dalam penguatan ekosistem UMKM berbasis pemberdayaan.Selama pendampingan, para peserta mendapatkan pembinaan yang mencakup penguatan mindset kewirausahaan, pengelolaan usaha, peningkatan kapasitas produksi, serta strategi pemasaran sebagai bekal dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.Peserta Wirausaha Berdaya 2025 diklasifikasikan ke dalam empat kategori capaian berdasarkan tingkat perkembangan dan kinerja usahanya. Pengelompokan tersebut dilakukan demi mendorong peningkatan kapasitas usaha secara bertahap dan terukur.Adapun kategori tertinggi adalah Wiraberdaya Visioner. Kategori ini berisi lima peserta yang dinilai memiliki visi usaha yang kuat, keberlanjutan bisnis, serta potensi dampak sosial yang tinggi.Kemudian, pada kategori kedua ada Wiraberdaya Kompeten yang diikuti oleh 10 peserta dengan kemampuan pengelolaan usaha yang baik dan konsisten.Selanjutnya adalah kategori Wiraberdaya Produktif dengan jumlah 15 peserta yang telah mampu menjaga produktivitas usaha secara stabil. Terakhir, yaitu kategori Wiraberdaya Bertumbuh dengan jumlah 12 peserta yang dapat menunjukkan progres dan potensi pertumbuhan usaha ke arah yang lebih baik.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-12 06:05