TNI AL Salurkan Ratusan Ton Beras hingga Pakaian untuk Korban Banjir Sibolga

2026-01-12 05:09:58
TNI AL Salurkan Ratusan Ton Beras hingga Pakaian untuk Korban Banjir Sibolga
JAKARTA, - TNI Angkatan Laut melalui Kapal Republik Indonesia (KRI) Semarang-594 salurkan ratusan ton bantuan logistik kemanusiaan untuk warga Sibolga pada Senin yang terdampak banjir Sumatera.Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul mengatakan bahwa logistik yang diturunkan sangat beragam, mulai dari kebutuhan primer hingga peralatan berat pendukung, dan berasal dari berbagai sumber.“Bantuan beras menjadi komoditas utama, dengan total penyerahan dari Bulog mencapai 120 ton, ditambah sumbangan dari Koarmada RI seberat 1.000 kilogram, Gubernur Jawa Barat 2,4 ton, serta puluhan ball dan paket dari Kodaeral III dan PLN,” jelas Tunggul dalam keterangannya, Selasa .Baca juga: Kota Sibolga Sumut Kembali Terendam Banjir akibat Hujan DerasSelain itu, ribuan dus mi instan, termasuk bantuan dari Gubernur Jawa Barat sebanyak 1.738 dus dan dari Jalasenastri sebanyak 180 dus, serta minyak goreng, sarden, sosis, kornet, gula, dan biskuit juga berhasil diturunkan.“Logistik non-pangan meliputi ribuan paket selimut, matras, bantal, sarung, pakaian layak pakai, dan kebutuhan balita,” ujar dia.“Kebutuhan kesehatan dan sanitasi juga menjadi fokus, dengan adanya bantuan masker medis, alkohol, handuk, sabun mandi, pasta gigi, pampers bayi dan dewasa, pembalut wanita, hingga detergen,” tambah dia.Baca juga: Tim Bedah TNI AL Jalankan Operasi Korban Banjir Sibolga di Kapal PerangDi sisi lain, TNI Angkatan Laut juga menerima dan mendemarkasikan sejumlah aset untuk mendukung mobilitas dan penanganan bencana di lapangan.“Meliputi 3 unit perahu karet dan 3 unit motor tempel dari Dokpusbekbar, 1 unit genset dari Kormar, 1 unit mobil dapur lapangan dari BNPB, serta 4 unit toren air otomatis dari Kodaeral III,” jelas dia.Seluruh bantuan logistik yang telah diturunkan ini selanjutnya dikoordinasikan dan diserahkan kepada Pangkalan TNI AL (Lanal) Sibolga dan BNPB setempat untuk proses distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.“Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AL dalam operasi militer selain perang (OMSP), khususnya dalam membantu penanggulangan bencana dan distribusi bantuan kemanusiaan, khususnya di wilayah terdampak bencana alam,” tegasnya.Diberitakan sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa sebanyak 40 jenazah korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ditemukan pada hari ini, Senin .Dengan demikian, total korban meninggal dunia dari sebelumnya 921 orang ditambah 40 jenazah yang ditemukan pada hari ini menjadi 961 jiwa."Pada hari ini, per pukul 16.00 WIB sekali lagi Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, empati dan simpati yang sangat mendalam bagi saudara-saudara kita, keluarga korban. Tim gabungan menemukan 40 jenazah," kata Abdul dalam konferensi pers virtual, Senin.Ia merinci, korban meninggal dunia di Provinsi Aceh bertambah sebanyak 23 jiwa, dari 366 menjadi 389 jiwa."Untuk Sumatera Utara, dari 329 jasad yang sudah ditemukan per kemarin, hari ini bertambah 9, menjadi 338 jiwa meninggal dunia," tutur Abdul.


(prf/ega)