Laba Bersih Modernland Melesat 367 Persen Didukung Kawasan Industri

2026-01-13 21:53:38
Laba Bersih Modernland Melesat 367 Persen Didukung Kawasan Industri
JAKARTA, - PT Modernland Realty Tbk. (MDLN)  menunjukkan pertumbuhan eksplosif di tengah ketidakpastian makro ekonomi global.Dalam Pemaparan Publik Tahunan (Public Expose) 2025 di Modern Golf and Country Club, Perseroan mengumumkan lonjakan kinerja keuangan yang didorong oleh kontribusi masif dari segmen kawasan industri.Hal ini sekaligus memaparkan strategi masa depan yang berfokus pada keberlanjutan dan tata kelola korporasi.Meskipun pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan III-2025 tercatat stabil di angka 5,04 persen (yoy), sektor properti menghadapi tantangan berat.Baca juga: Jual Lahan 8 Hektar di Bali, Agung Podomoro Pangkas Utang Rp 4,5 TriliunDalam kondisi seperti ini, MDLN mampu membalikkan kerugian menjadi keuntungan yang substansial.Pendapatan tercatat sebesar Rp 703,43 miliar hingga Kuartal III-2025, dan Laba Usaha mencapai Rp 731,61 miliar, melesat tajam 834,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 78,32 miliar.Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 444,60 miliar, melompat 367,87 persen dari posisi rugi bersih Rp 165,98 miliar pada Kuartal III-2024.Kenaikan laba usaha yang fenomenal ini didorong terutama oleh pertumbuhan eksplosif pada segmen kawasan industri.Direktur Perseroan, Pascall Wilson, melaporkan bahwa ModernCikande Industrial Park menjadi motor utama kinerja MDLN.Hingga Kuartal III-2025, kawasan industri ini mencatatkan net sales sebesar Rp 575 miliar, meroket drastis 629 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 78,93 miliar.Baca juga: ModernCikande Bangun Kerjasama dengan Pengembang Klaster Halal Dunia"Pertumbuhan masif ini didukung oleh permintaan kuat dari sektor Machinery & Equipment (38 persen), Textile & Garment (21 persen), dan Pharmaceutical (17 persen), dengan mayoritas tenant berasal dari China," ujar Pascall, dikutip Kompas.com, Minggu .Saat ini, ModernCikande menampung lebih dari 300 tenant aktif. Sektor food processing mendominasi penggunaan lahan, diikuti oleh sektor chemical dan steel processing.Saat ini, Perseroan tengah mengembangkan Phase 7 seluas 840 hektar dengan konsep smart-eco industrial park, dan bersiap melanjutkan ke Phase 8 seluas 1.000 hektar yang akan berfokus pada industri berteknologi tinggi, industri halal, serta pusat logistik regional, termasuk penjajakan pengembangan lahan logistik di timur Jakarta.Direktur Perseroan, Sami Veikko Tapio Miettinen, memaparkan bahwa marketing sales Perseroan mencapai Rp 1,32 triliun hingga Kuartal III-2025.Baca juga: Satu Komplek Smelter Baru Bakal Dibangun di ModernCikandeMeskipun segmen residensial dan komersial (Rp 610 miliar) mengalami sedikit penurunan (6 persen), Kuartal III-2025 menunjukkan akselerasi penjualan yang kuat sebesar 93 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.Kontributor utama segmen ini adalah Jakarta Garden City, diikuti oleh Kota Modern dan Modernland Cilejit.Sebelumnya, MDLN meluncurkan dua produk unggulan tahun 2025: Tipe Alder di Waterfront Residence, Kota Modern, dan Cluster Florence Village di Jakarta Garden City dengan penjualan tahap pertama lebih dari 120 unit, keduanya ditujukan untuk memperkuat segmen menengah–premium.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-13 21:57