SMBC Indonesia Tanam 1.971 Pohon melalui Program BerDaya untuk Bumi di Garut

2026-01-14 18:11:55
SMBC Indonesia Tanam 1.971 Pohon melalui Program BerDaya untuk Bumi di Garut
JAKARTA, - PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) menggandeng  Yayasan Tanah Air Semesta menanam 1.971 pohon di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.Acara penanaman dilakukan secara simbolis pada 18 Desember 2025 dan turut dihadiri oleh sejumlah anggota direksi SMBC Indonesia.Program ini menjadi kelanjutan dari program serupa yang dilakukan oleh SMBC Indonesia pada tahun lalu di Jawa Tengah, sebagai wujud komitmen SMBC Indonesia untuk mendukung hidup yang berkelanjutan.Baca juga: Lereng Gunung Slamet Jadi Cokelat Usai Eksplorasi PLTP, Butuh Penghijauan 28 Ribu PohonDirektur Kepatuhan dan Legal SMBC Indonesia Dini Herdini mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari program BerDaya untuk Bumi yang ditujukan untuk menghadirkan dampak positif yang terukur bagi lingkungan dan masyarakat sekitar."Inisiatif ini sejalan dengan semangat SMBC Indonesia, Bersama Lebih Bermakna, yang menjadi landasan kami dalam menjalankan aksi keberlanjutan yang inklusif.”Program BerDaya untuk Bumi mengajak para karyawan SMBC Indonesia dan anak perusahaannya, yaitu OTO, SOF, dan BTPN Syariah untuk berkontribusi melalui aktivitas berjalan kaki dan berlari.Langkah-langkah yang terkumpul dari kegiatan tersebut kemudian dikonversi menjadi donasi pohon.Hasil dari program ini bertujuan untuk memberdayakan para petani kopi lokal dengan tanaman yang mampu memberi nilai keekonomian, juga mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati yang mencakup perlindungan ekosistem, pemulihan habitat, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Garut.Inisiatif ini diikuti oleh 411 peserta yang merupakan karyawan SMBC Indonesia, OTO (PT Oto Multiartha), SOF (PT Summit Oto Finance), dan BTPN Syariah dari seluruh Indonesia. Secara kolektif, seluruh peserta mengumpulkan langkah yang setara dengan 1.971 pohon; 1.637 pohon kopi dan 334 pohon tanaman hutan sebagai naungan selama periode Oktober–November 2025.Baca juga: Perusahaan Asal RI Bakal Terlibat Proyek Penghijauan Gurun Arab SaudiJumlah tersebut juga termasuk donasi pohon yang diberikan dari sejumlah nasabah Sinaya Prioritas.“Kolaborasi antara karyawan dan nasabah SMBC Indonesia dengan komunitas lokal dalam program ini menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak yang bermakna. Di SMBC Indonesia, kami memandang keberlanjutan dan pemberdayaan sebagai bagian integral dari strategi bisnis jangka panjang, bukan sekadar kegiatan semata,” tambah Dini.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-14 16:45