JAKARTA, - Perilaku pengemudi di Indonesia memang ada-ada saja.Kadang di persimpangan, mereka menerobos, tidak mau saling mengalah, dan yang bikin kesal adalah orang yang berjalan pelan bukan di lajurnya.Sebut saja lane hogger yang sering terjadi di jalan tol.Baca juga: Dua Faktor yang Sebabkan Pengemudi Jadi Lane Hogger di Jalan TolTangkapan layar Lane hogger sedang diberi pembelajaran oleh pengguna jalan lain.Lajur paling kanan yang seharusnya untuk mendahului, mereka isi dan tidak mau pindah, belum lagi kecepatannya yang rendah.Menurut Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), perilaku tersebut muncul karena pola pikir atau mindset yang sangat jelek."Kesadaran kita menyangkut mindset yang sangat jelek. Kesadaran mengemudi, berjalan, mengoperasikan kecepatan kendaraan," kata Jusri kepada Kompas.com belum lama ini.Baca juga: Pasokan Pertamina Mengalir, BBM BP 92 Kembali Tersedia di SPBUMindset jelek akan menyebabkan perilaku kurang baik di jalanan.Alasan kenapa bisa jelek adalah karena mereka tidak mengerti apa yang seharusnya dilakukan di jalan raya."Tidak mengerti karena seharusnya ada edukasi di dalam semua hal, berlalu lintas, berkeselamatan, empati. Kita lemah sekali, itu yang jadi masalah," kata Jusri.Menurut Jusri, untuk memperbaiki mindset para pengguna jalan di masa depan, edukasi harus dimulai dari bangku sekolah.Stakeholder jalan raya seperti polisi dan Kementerian Perhubungan harus berkontribusi terhadap edukasi."Bisa dari sekolah, orang tua juga harus rutin memberikan pelajaran kepada anaknya," kata Jusri.Dengan ditanamkan edukasi sejak dini, mindset yang benar dapat terwujud.Akhirnya, hal ini akan menjadi perilaku dan kebiasaan baik di jalan raya.
(prf/ega)
Perilaku Pengemudi Indonesia: Mengatasi Mindset Jelek di Jalan
2026-01-11 23:49:26
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 00:23
| 2026-01-12 00:16
| 2026-01-11 23:15
| 2026-01-11 22:25
| 2026-01-11 22:08










































