Tinjau Lokasi Banjir Aceh Utara, Mendagri Tito Karnavian Soroti Pohon-Pohon yang Tercabut Akarnya

2026-02-03 21:58:59
Tinjau Lokasi Banjir Aceh Utara, Mendagri Tito Karnavian Soroti Pohon-Pohon yang Tercabut Akarnya
ACEH UTARA, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian melihat Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa .Setelah melihat salah satu desa terparah itu, Tito mengaku kondisinya sangat memperihatinkan.“Kita lihat air cukup tinggi, sampah-sampah masih diatap menandakan ketinggian air,” kata Tito. Dia juga melihat sungai mati di kawasan itu yang penuh dengan sungai mati. Namun, dia menyebutkan kayu yang terlihat tercerabut hingga akar-akarnya.Baca juga: Bantuan 1.000 Genset ESDM Tak Sampai ke Dusun Sejahtera, Warga: Kami Gelap Gulita 35 Hari“Saya tidak bisa memastikan ini illegal loging atau tidak. Tapi kalau melihat fakta disini, banyak pohon tercabut dari akarnya. Termasuk pohon kecil. Menunjukan bahwa dia sangat tergerus dengan debit air luar biasa besar,” kata Tito.Dia menyebutkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah hadir di lokasi itu. Dia menanyakan perlengkapan pengungsi pada Brigjen TNI Asep dari BNPB.“Kita memulai fase utuk recovery, mudahan tidak terjadi lagi bencana yang bisa menghambat recovery,” terangnya.Baca juga: 216 Desa di Aceh Tamiang Masih Berlumpur, Bupati Minta Tambahan Alat Berat ke Pemerintah PusatDia pun menanyakan kesiapan BNPB soal hunian semenara. “Segera dibangun,” kata Brigjen Asep. Dia meminta BNPB memastikan seluruh data korban banjir, agar rumah yang rusak sedang dan ringan tetap didata. “Kalau hunian sementara itu untuk rumah rusak berat dan hilang. Kalau rusak sedang dan ringan itu diberikan dalam bentuk bantuan uang tunai,” tegasnya.Sebelumnya diberitakan banjir merusak ribuan rumah di Kabupaten Aceh Utara pada 26 November 2025. Fasilitas umum hingga kini belum pulih. Ribuan orang mengungsi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-03 20:43