- Kekalahan Inter Milan atas Liverpool pada matchday keenam Liga Champions 2025-2026 menambah daftar panjang rekor buruk mereka melawan tim-tim besar.Inter Milan dipaksa kalah 0-1 saat bermain di hadapan publik San Siro, Milan, pada Rabu dini hari WIB.Gol penalti Dominik Szoboszlai di ujung pertandingan sudah cukup membawa Liverpool menumbangkan Inter Milan di rumahnya sendiri.Usai kekalahan tersebut, banyak yang menilai jika Inter Milan di bawah komando Cristian Chivu masih kesulitan menampilkan performa terbaiknya di pertandingan besar.Baca juga: Hasil Inter Milan Vs Liverpool 0-1, Penalti Szoboszlai Bawa The Reds Curi 3 PoinChivu belum memenangkan satu pun dari lima partai besar sebagai pelatih Nerazzurri di musim ini, dan kekalahan atas Liverpool di kandang adalah yang terbaru. Inter Milan sejatinya tampil cukup baik di awal musim 2025-2026 dengan konsisten di tiga besar Serie A.Selain itu, Nerazzurri juga selalu menjadi penghuni tetap lima besar di klasemen Liga Champions setelah enam pertandingan, dan berpeluang lolos otomatis ke babak 16 besar.Baca juga: Klasemen Liga Champions Usai Skor Inter Milan Vs Liverpool 0-1Namun, masalah besar Inter Milan musim ini adalah ketidakmampuan mereka untuk meraih kemenangan dalam pertandingan melawan rival langsung di Serie A atau Liga Champions. Tercatat, Lautaro Martinez dkk kalah dari Juventus (3-4), Napoli (1-3), AC Milan (0-1), Atletico Madrid (1-2) , dan terbaru dari Liverpool (0-1). Mengutip dari Football Italia, Inter Milan dianggap kesulitan untuk mempertahankan intensitas permainan selama pertandingan besar.Melihat laga melawan Liverpool atau di empat pertandingan lainnya, Inter selalu kebobolan di babak kedua dan beberapa di antaranya terjadi di menit terakhir jelang laga usai.Vasilije Adzic mencetak gol kemenangan pada menit ke-91 untuk Juventus, Jose Maria Gimenez pada menit ke-93 untuk Atletico, dan Dominik Szoboszlai pada menit ke-88 untuk Liverpool. Baca juga: Arne Slot Singgung Mohamed Salah Usai Skor Inter Milan Vs Liverpool 0-1Selain itu, ada juga anggapan bahwa Inter Milan terlalu berusaha keras untuk memenangkan pertandingan daripada puas dengan hasil imbang yang diraih dengan susah payah.Alhasil, mereka kerap kali mengambil lebih banyak risiko sehingga rentan terhadap bahaya menjelang akhir pertandingan besar. Tak satu pun dari 21 pertandingan kompetitif Inter musim ini berakhir imbang: Mereka meraih 15 kemenangan dan enam kekalahan di Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia.AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann berebut bola dengan bek Inter Milan Manuel Akanji pada laga Liga Champions UEFA antara Atletico Madrid dan Inter Milan di Stadion Metropolitano di Madrid pada 26 November 2025.
(prf/ega)
Analisis Inter Milan Selalu Kalah di Laga Besar, Tak Konsisten Hingga Faktor Kesialan
2026-01-12 07:21:46
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:35
| 2026-01-12 07:08
| 2026-01-12 06:58
| 2026-01-12 05:02










































