Rini Widyantini Raih detikcom Awards 2025 'Tokoh Pelayanan Publik Inklusif'

2026-01-16 19:11:59
Rini Widyantini Raih detikcom Awards 2025 'Tokoh Pelayanan Publik Inklusif'
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini meraih penghargaan detikcom Awards 2025. Rini menerima penghargaan sebagai Tokoh Pelayanan Publik Inklusif.Penghargaan detikcom Awards 2025 digelar di The Westin Jakarta, Selasa (25/11/2025). Penghargaan ini diterima langsung oleh Rini Widyantini.Rini telah menghadirkan layanan publik yang inklusif dan mudah dijangkau khususnya bagi kelompok rentan, serta pemerataan akses layanan hingga wilayah 3T. Rini memperkuat pelayanan publik itu dengan berbagai organisasi disabilitas dan Forum ASN Inklusif.Sejak awal menjabat sebagai Menteri PANRB, Rini telah meresmikan 66 Mal Pelayanan Publik (MPP) baru. Dengan begitu, jumlah totalnya kini mencapai 296, termasuk MPP Digital Nasional yang telah dimanfaatkan di 199 daerah.Rini juga melakukan transformasi digital pemerintah. Terbukti dengan transformasi digital itu meningkatkan efisiensi anggaran belanja digital hingga Rp 441 miliar.Lalu pada Mei 2025, Rini mengungkapkan bahwa penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) berhasil mencegah potensi pemborosan APBN/APBD hingga Rp 128,5 triliun. Capaian ini didorong oleh upaya penajaman program kegiatan yang lebih berorientasi hasil serta percepatan transformasi digital.Modernisasi ini memperkuat akuntabilitas birokrasi dan memastikan layanan pemerintah semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.detikcom Awards 2025 kembali digelar untuk memberikan apresiasi bagi yang berkontribusi nyata untuk Indonesia. Tahun ini, ajang penghargaan mengusung tema 'Apresiasi Karya Insan Nusantara, Merajut Indonesia Gemilang'.Penghargaan ini ditujukan bagi individu, pelaku usaha, dan unsur pemerintah yang telah menorehkan prestasi serta memberi dampak signifikan bagi bangsa.Awards ini menyoroti karya, tata kelola, dan pencapaian unggul di berbagai bidang. Ajang ini menjadi salah satu cara detikcom untuk menjaga semangat berkarya, berdedikasi, dan bertransformasi dalam 'rumah besar' Indonesia. Berikut nomenklatur penghargaan yang diberikan:- Anugerah Inovasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan- Anugerah Ekonomi Kerakyatan- Anugerah Inklusi Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Digital- Anugerah Kontribusi Sosial, Budaya, & Perlindungan Masyarakat- Anugerah Lingkungan, Energi, & Ketahanan Pangan- Anugerah Pembangunan Politik, Hukum, & Demokrasi- Anugerah Pertumbuhan Ekonomi & Ekosistem Digital- Anugerah Kontribusi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat- Anugerah Lingkungan, Energi, dan Pembangunan Berkelanjutan- Anugerah Inovasi Bisnis, Teknologi, dan Layanan Konsumen.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-16 19:13