Ulik Seputar Camilan Terenak di Dunia, Ada Batagor di Top 5

2026-01-12 09:11:53
Ulik Seputar Camilan Terenak di Dunia, Ada Batagor di Top 5
 - Camilan tradisional dari berbagai negara kembali mendapat sorotan dunia. TasteAtlas merilis daftar camilan terenak di dunia dengan penilaian tinggi dari para penikmat kuliner internasional.Dalam daftar tersebut, batagor asal Indonesia mencuri perhatian karena berhasil mengungguli gyoza Jepang. Dilansir dari laman TasteAtlas, jajanan khas Bandung ini dinilai memiliki karakter rasa yang kuat dan mudah diterima secara global.Artikel ini akan mengulas camilan terbaik versi TasteAtlas, posisi batagor di dalamnya, serta kudapan lain yang masuk jajaran teratas.Baca juga: TasteAtlas menyusun daftar camilan terbaik dunia berdasarkan rating pengguna, dengan skor berkisar antara 4,5 hingga 4,7 bintang. Penilaian ini mencerminkan popularitas, kualitas rasa, serta kekhasan tiap makanan di mata penikmat kuliner internasional.Berikut beberapa camilan yang menempati posisi teratas.Guotie menempati peringkat tertinggi dengan rating 4,7 bintang. Dumpling khas China Utara ini dimasak dengan teknik pan-fried, yaitu menggoreng bagian bawah hingga renyah lalu mengukus bagian atasnya. Hasilnya adalah tekstur kontras antara bagian bawah yang garing dan isian yang lembut. Guotie dikenal luas sebagai street food dan sering disajikan dengan saus celup.Shutterstock/Romix Image Ilustrasi gyoza Jepang.Hamamatsu gyoza merupakan varian gyoza khas Jepang dengan rating 4,7 bintang. Keistimewaannya terletak pada teknik hanetsuke, yaitu menyusun gyoza membentuk lingkaran sehingga bagian bawahnya menyatu menjadi lapisan renyah. Hidangan ini kerap disajikan bersama tauge untuk memberi keseimbangan rasa segar.shutterstock/Bored Photography Ilustrasi roti canai. Roti canai memperoleh rating 4,6 bintang dan dikenal luas di Asia Tenggara. Roti ini dibuat dari adonan tepung yang dilipat berulang kali hingga menghasilkan lapisan lembut di dalam dan renyah di luar. Roti canai biasanya disantap dengan kari, tetapi juga populer dengan berbagai isian modern.Dok. Shutterstock/Primagung Dary Riliananda Ilustrasi batagor kuah bandung. Batagor atau bakso tahu goreng menempati posisi dengan rating 4,6 bintang, unggul dari gyoza Jepang yang memperoleh 4,5 bintang. Batagor merupakan dumpling ikan goreng khas Bandung yang terinspirasi kuliner Tionghoa. Namun diolah dengan cara digoreng hingga garing. Sajian ini disiram saus kacang, kecap manis, sambal, dan perasan jeruk limau, menghasilkan rasa gurih, manis, dan segar yang khas.Kepta duona adalah camilan sederhana berupa roti gandum hitam goreng yang mendapat rating 4,6 bintang. Roti ini biasanya dibumbui bawang putih atau diberi topping modern seperti keju dan mayones. Kepta duona populer sebagai camilan bar dan pendamping minuman.Karantika atau calienté berasal dari Aljazair dan Maroko dengan rating 4,6 bintang. Hidangan ini terbuat dari tepung chickpea yang dipanggang hingga bagian luar berkerak dan bagian dalam lembut. Karantika sering disantap bersama roti dan saus pedas.Gyoza Jepang berada di bawah batagor dengan rating 4,5 bintang. Dumpling ini diisi campuran daging dan sayuran, lalu dimasak dengan berbagai teknik seperti pan-fried, direbus, atau digoreng. Gyoza lazim disajikan sebagai pendamping ramen atau camilan bersama saus cuka dan minyak wijen.Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)


(prf/ega)