Danantara Disebut Anggarkan Rp 20 Triliun Bangun Peternakan Ayam untuk MBG

2026-01-12 06:55:44
Danantara Disebut Anggarkan Rp 20 Triliun Bangun Peternakan Ayam untuk MBG
JAKARTA, - Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi sekaligus Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 triliun.Nanik mengatakan, anggaran itu digunakan untuk pembangunan peternakan ayam pedaging dan petelur di seluruh Indonesia demi mengantisipasi permintaan bahan baku pangan yang biasanya meningkat pada musim libur Nataru."Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyiapkan anggaran Rp 20 triliun untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi di seluruh Indonesia," ujar Nanik dalam keterangan pers, dikutip pada Senin .Baca juga: BGN Sesalkan Kasus 50 Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBG, Janji Lakukan InvestigasiNanik menuturkan, peternakan itu disiapkan untuk memastikan kebutuhan daging ayam dan telur untuk program makan bergizi gratis (MBG) terpenuhi."Pembangunan akan dimulai pada Januari 2026 dan merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menyejahterakan peternak serta memperkuat ketahanan pangan nasional," kata Nanik.Ia menjelaskan, program peternakan terintegrasi memerlukan waktu untuk diterapkan, sehingga perlu kerja sama dengan lembaga/kementerian.Baca juga: TNI AD Ungkap Alasan Kelola Peternakan Ayam dan Lahan Pangan untuk MBG"Misalnya dengan menggandeng TNI dan Kementerian Koperasi. BGN berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian," kata dia.BGN meminta Kemendagri menginstruksikan pemerintah daerah agar menerbitkan peraturan daerah."Perda-perda ini untuk menggerakkan pemanfaatan lahan kosong guna menanam sayuran, makanan pokok, buah-buahan, dan peternakan," ujar dia.Baca juga: Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor Alami Muntah hingga DiareTim Koordinasi MBG juga membentuk lima Kelompok Kerja (Pokja), salah satunya adalah Pokja Pasokan Bahan Baku Pangan.Menurut Nanik, pembentukan pokja-pokja ini sangat penting agar dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan MBG secara lintas kementerian/lembaga."Kami berharap Pokja Pasokan Bahan Baku Pangan dapat mengantisipasi persoalan ini agar inflasi tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal, Ramadhan, dan Idul Fitri dengan tenang," kata Nanik.


(prf/ega)