Alasan Pemkot Tangsel Gelar Pelatihan Kepemimpinan di Bandung

2026-02-01 22:32:11
Alasan Pemkot Tangsel Gelar Pelatihan Kepemimpinan di Bandung
TANGERANG SELATAN, – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelaskan alasan memilih Kota Bandung, Jawa Barat, sebagai lokasi pelatihan kepemimpinan atau leadership training bagi pejabat eselon II dan III.Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tangsel, Wahyudi Leksono, mengatakan bahwa pemilihan lokasi tersebut merupakan hasil kajian kebutuhan pelatihan, bukan untuk memanjakan peserta."Bandung dipilih karena memiliki fasilitas pelatihan yang memadai, lingkungan belajar yang kondusif, serta ketersediaan narasumber berkualitas yang relevan dengan materi pengembangan kepemimpinan," ujar Wahyudi Leksono dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Kamis .Baca juga: Pejabat Tangsel Disebut Bikin Acara di Bandung dengan Anggaran Rp 1,5 Miliar, Ini PenjelasannyaIa menilai, hotel bintang empat di Bandung yang menjadi lokasi pelatihan dianggap lebih efektif karena peserta bisa fokus mengikuti rangkaian sesi tanpa terdistraksi rutinitas pekerjaan sehari-hari.“Di sana, peserta dapat mengikuti sesi pelatihan secara fokus tanpa terdistraksi oleh rutinitas pekerjaan sehari-hari,” kata dia.Adapun pelatihan tersebut merupakan program resmi yang sudah tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025.Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari agenda pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) Tangsel yang sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN."Ini bagian dari komitmen kami menerapkan Merit System secara konsisten dan objektif," kata Wahyudi.Maka dari itu, ia mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut bukan dilakukan secara tiba-tiba, melainkan sudah masuk dalam RKPD 2025.Baca juga: Polisi Lakukan Penyisiran dan Jaga Lokasi Bentrokan di Pancoran“Leadership Training ini bukan kegiatan mendadak. Program ini sudah ditetapkan dalam RKPD 2025 sebagai bagian dari agenda pengembangan kompetensi ASN Tangsel,” jelas dia.Meskipun begitu, Wahyudi menyebut pemerintah tidak menolak kritikan publik atas pelaksanaan kegiatan tersebut.Kritik yang datang kepada mereka dinilai sebagai bentuk perhatian masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan.“Pemerintah tidak antikritik, dan kami berterima kasih atas perhatian publik terhadap program ini," ucap Wahyudi.Diketahui, pejabat Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) disebut melakukan perjalanan dinas ke Bandung dengan menghabiskan anggaran hingga Rp 1,5 miliar.Hal ini mencuat setelah akun Instagram @officialtangerangupdatecom mengunggah informasi itu pada Rabu .Dalam unggahan itu, tertulis bahwa para pejabat Kota Tangsel yang berasal dari eselon II dan III, melakukan perjalanan ke Bandung dan bermalam di sebuah hotel bintang empat pada 9-10 Desember 2025.Baca juga: Lalu Lintas Macet Dekat Lokasi Bentrokan di Pancoran, Polisi Tutup Akses Jalan KalibataKemudian, dalam video itu, terlihat sebuah spanduk dengan tulisan "Selamat Datang Peserta Tangsel Leadership 2025. Strategic Communication & Management Risk For Public Governance".Tulisan dalam spanduk itu menunjukkan, para pejabat tersebut mengikuti kegiatan yang diduga diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangsel.Selain itu, terlihat pula mobil dinas berpelat merah dengan tiga huruf belakangnya diawali huruf "W", kode untuk wilayah Tangerang Selatan, terparkir di area hotel tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-01 21:25