Begini Cara BNN Tangkap Gembong Narkoba Dewi Astutik di Kamboja

2026-01-12 06:50:54
Begini Cara BNN Tangkap Gembong Narkoba Dewi Astutik di Kamboja
- BNN Republik Indonesia menuntaskan salah satu pengejaran terbesar tahun ini dengan menangkap buronan narkotika kelas internasional PA alias Dewi Astutik di Kamboja.Penangkapan tersebut merupakan hasil operasi lintas negara yang dirancang setelah intelijen Indonesia mendeteksi pergerakan target di Phnom Penh.Kolaborasi antara BNN, BAIS, Kepolisian Kamboja, Interpol, KBRI Phnom Penh, serta Bea Cukai menjadi kunci keberhasilan tindakan ini.Kasus tersebut berkaitan dengan penyelundupan 2 ton sabu yang sebelumnya telah diungkap pada Mei 2025.Baca juga: Dewi Astutik Gembong Narkoba, Dalang Penyelundupan 2 Ton Sabu ke IndonesiaBNN menerima informasi intelijen terkait keberadaan Dewi Astutik pada 17 November 2025.Informasi itu langsung ditindaklanjuti oleh Kedeputian Berantas serta Kedeputian Hukum dan Kerja Sama.Suyudi menyebut bahwa kerja cepat tim sangat menentukan arah operasi.“Begitu informasi intelijen masuk, kami langsung bergerak karena setiap jam menentukan posisi target,” kata Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto.BNN kemudian mengeluarkan surat perintah pemberangkatan tim ke Kamboja pada 25 November 2025.Baca juga: BNN-Interpol Tangkap Gembong Narkoba Internasional Dewi AstutikTim BNN tiba di Phnom Penh pada 30 November 2025 dan langsung melakukan koordinasi bersama Kepolisian Kamboja, BAIS perwakilan Kamboja, Interpol Polri, KBRI, serta otoritas terkait lainnya.Suyudi menegaskan bahwa dukungan otoritas Kamboja menjadi bagian penting dari keseluruhan operasi.“Ini bukan operasi satu lembaga. Semua instansi, baik Indonesia maupun Kamboja, terlibat sejak awal sampai proses eksekusi,” kata Komjen Pol Suyudi Ario Seto.Penindakan ini merujuk pada Red Notice Interpol nomor A-3536/3-2025 serta surat DPO BNN RI Nomor 31/INTER/D/X/2024.Baca juga: Griselda Blanco, Dewi Astutik dan Wajah Perempuan Pengendali Kurir NarkobaPuncak operasi berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, sekitar pukul 13.39 waktu setempat.Target terdeteksi berada di lobi sebuah hotel di Sihanoukville, menaiki mobil Toyota Prius putih. Tim gabungan langsung melakukan penindakan dan mencegat kendaraan tersebut.


(prf/ega)