Bus Trans Jatim Koridor Malang Diserbu Wisatawan Libur Nataru

2026-01-11 23:35:31
Bus Trans Jatim Koridor Malang Diserbu Wisatawan Libur Nataru
MALANG, - Bus Trans Jatim koridor Malang diserbu wisatawan saat momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Berdasarkan data Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, sejak diresmikannya pada 20 November 2025 lalu, okupansi Bus Trans Jatim koridor Malang mencapai 80 persen atau mencapai 83.000 penumpang.Jumlah tersebut diprediksi akan terus meningkat saat momen libur Nataru. Terlebih, angka pergerakan masyarakat di Kota Malang akan banyak menggunakan moda transportasi umum kereta api.Baca juga: Tanpa Kembang Api, Pemkot Malang Rayakan Pergantian Tahun dengan Doa BersamaKepala Dinas Pehubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan dengan menggunakan transportasi kereta api akan berdampak positif pada okupansi pengguna Bus Trans Jatim. Pada hari ini, Kamis , hingga pukul 13.15 WIB, tercatat sebanyak 2.008 penumpang telah memanfaatkan layanan Bus Trans Jatim koridor Malang.“Selain di stasiun, kami juga lihat kepadatan penumpang, beberapa di antaranya ada di Terminal Hamid Rusdi, Terminal Madyopuro, dan beberapa halte seperti Kayutangan Heritage,” kata Widjaja Saleh saat dikonfirmasi, Kamis .Baca juga: Libur Nataru, Mobilitas Masyarakat di Kota Malang Meningkat 23 PersenBahkan, beberapa penumpang rela mengantre cukup panjang untuk menikmati layanan Bus Trans Jatim. Ia menyebut, antusias masyarakat masih cukup tinggi untuk menikmati Bus Trans Jatim karena harga yang relatif lebih terjangkau.“Bahkan, mereka rela antre berjam-jam karena saat melintas bus sudah penuh. Paling banyak tujuan ke Kota Batu,” tambahnya.Ia berharap, masyarakat maupun wisatawan yang berlibur di Kota Malang bisa terbantu dengan adanya Bus Trans Jatim yang di melintasi rute strategis. Termasuk area wisata, tempat kuliner, pusat perbelanjaan maupun fasilitas publik lainnya.“Adanya Trans Jatim mudah-mudahan dapat membantu mempermudah wisatawan. Di samping itu juga mengurangi angka kepadatan kendaraan pribadi di titik-titik rawan kemacetan,” ungkapnya. Terpisah, salah satu penumpang, Anya Widya, mengaku cukup terbantu dengan adanya Bus Trans Jatim koridor Malang. Selain harganya ramah di kantong pelajar, layanan angkutan umum ini dinilai lebih nyaman. “Meskipun harus antre, kami tetap menyambut baik hadirnya Trans Jatim. Jadi kalau di Malang kami (wisatawan) lebih berhemat untuk ongkos mobilitas,” kata Anya.


(prf/ega)