Mendagri Akan Data Kerusakan 3 Provinsi yang Terdampak Banjir di Sumatera

2026-01-12 06:39:53
Mendagri Akan Data Kerusakan 3 Provinsi yang Terdampak Banjir di Sumatera
JAKARTA, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pihaknya akan mendata kerusakan di tiga provinsi Sumatera yang terdampak bencana banjir bandang hingga longsor."Kita pasti akan melakukan pendataan tiga provinsi," kata Tito, di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa .Pendataan kerusakan infrastruktur akan dilakukan oleh kepala daerah setempat.Jika nantinya daerah tidak sanggup memperbaikinya, pemerintah akan ikut membantu.Baca juga: Mensos Pastikan Pemerintah Bakal Siapkan Huntara dan Huntap untuk Korban Banjir Sumatera"Semua bupati dan wali kota juga akan melakukan pendataan mana yang bisa ditangani oleh mereka, mana yang perlu di-backup oleh provinsi, mana yang perlu di-backup langsung oleh pemerintah pusat," ujar dia.Tito mengatakan, perbaikan terhadap infrastruktur di daerah terdampak bencana akan dilakukan usai tahap darurat krisis.Sebab, hingga saat ini, semua pihak sedang fokus melakukan evakuasi para korban."Step yang pertama adalah bagaimana untuk mengevakuasi korban, sedang berjalan ada yang masih tertimbun, kemudian juga membantu korban yang terdampak baik yang rumahnya tergenang, ada di pengungsian, dan lain-lain," ujar dia.Baca juga: Menhub Tinjau Banjir Sumatera, DPR Batalkan Rapat Persiapan Natal dan Tahun Baru 2026Setelah evakuasi, menurut Tito, pemerintah akan fokus memperbaiki infrastruktur fasilitas umum yang rusak.Selanjutnya, pemerintah juga akan melakukan perbaikan hunian rumah warga terdampak."Hunian rumah masyarakat ada yang bisa diperbaiki, ada yang memang tidak bisa diperbaiki harus dipindahkan ke hunian sementara. Setelah itu baru hunian tetap," ujar dia.Sebagai informasi, jumlah korban akibat bencana di tiga provinsi Sumatera, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, mencapai 604 orang.Baca juga: Komisi V DPR Sorot Sistem Peringatan Dini: Indonesia Ini Dikepung BencanaPenambahan jumlah korban jiwa tersebut diketahui berdasarkan data di situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), Senin , yang ter-update pada pukul 17.00 WIB."Sumatera Utara 283 jiwa, Sumatera Barat 165 jiwa, dan Aceh 156 jiwa," tertulis data di situs Pusdatin BNPB, dikutip Senin.Sementara korban yang masih hilang juga mencapai angka ratusan orang.


(prf/ega)