Susah Payah Evakuasi Mahasiswa ke Titik Pengungsian Releut Aceh

2026-02-05 15:20:55
Susah Payah Evakuasi Mahasiswa ke Titik Pengungsian Releut Aceh
LHOKSEUMAWE, - Sejumlah mahasiswa, masyarakat, dosen dan rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, berjibaku dengan waktu untuk mengevakuasi mahasiswa dari lokasi banjir.Mereka terjebak di sejumlah rumah kos di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara dan Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.Kini sekitar 1.000 orang lebih mengungsi di Auditorium Universitas Malikussaleh, Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu .Bukan hanya mahasiswa, masyarakat juga mengungsi ke kampus itu.Baca juga: 4 Unit Genset dari Banten Dikirim ke Aceh untuk Bantu Pulihkan Listrik di Lokasi Banjir dan Tanah LongsorSepekan terakhir, seluruh tim bekerja menggunakan spead boat. Bahkan nelayan turut mengerahkan perahu untuk menerobos akses menuju kampus negeri itu.“Alhamdulillah, kami coba berikan yang terbaik. Akses jaringan internet dan tidak ada sinyal handphone menyulitkan kita mengetahui titik mahasiswa dan lokasinya,” ujar Rektor Unimal, Prof Herman Fithra kepada Kompas.com.Meski begitu, dibantu spead boat Unimal dan TNI AL, Arhanud tim berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin mahasiswa.Rektor bahkan menjadi sopir truk pengangkut bahan makanan. Sebagian besar karyawan juga terendam banjir sehingga memaksimalkan karyawan yang tersedia.Kampus telah diliburkan sejak pekan lalu.Dua kali truk milik TNI AL dan Arhanud bahkan terhenti saat menerobos banjir. “Sejauh ini tidak ada korban jiwa dari mahasiswa kami. Keluarga di luar Aceh kami imbau tetap tenang dan jangan panik. Kami berusaha memberikan terbaik sekuat kami,” terangnya.Baca juga: Korban Banjir Aceh Timur: Kami Mulai Kelaparan, Terkurung…Meski begitu, sambung Herman, timnya masih melakukan pendataan apakah ada korban jiwa dari kalangan mahasiswa. Dia menyebutkan bahan makanan menjadi kendala utama saat ini. Selain tidak tersedia, harga juga melambung tinggi.“Saya ucapkan terima kasih pada semua pihak yang membantu mahasiswa Unimal selama masa darurat banjir ini,” pungkasnya.Sebelumnya diberitakan, saat ini banjir juga merendam Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-05 14:01