PLN Klaim 1,7 Juta Warga Aceh Kembali Teraliri Listrik

2026-01-12 18:24:36
PLN Klaim 1,7 Juta Warga Aceh Kembali Teraliri Listrik
JAKARTA, - PLN melaporkan pemulihan sistem kelistrikan Aceh sudah mencapai 93 persen usai banjir dan longsor melanda wilayah tersebut. Lebih dari 1,7 juta warga kini kembali mendapat pasokan listrik.Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut empat kabupaten yang sebelumnya gelap kini menyala kembali. Empat wilayah itu adalah Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues."Alhamdulillah, progres pemulihan kelistrikan Aceh hari ini berhasil meningkat signifikan dari sebelumnya 81 persen menjadi 93 persen," ujar Darmawan, Senin .Baca juga: PLN Lapor Listrik di Sumut Pulih 100 Persen Ia menjelaskan sistem kelistrikan Aceh membutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk sinkronisasi agar stabil kembali. Proses ini penting untuk menghilangkan potensi pemadaman bergilir."Proses sinkronisasi dilakukan untuk mengeliminasi pemadaman bergilir sehingga sistem kelistrikan Aceh menjadi pulih seperti sedia kala," ucapnya.Pemulihan diprioritaskan untuk fasilitas publik seperti rumah sakit, posko pengungsian, kantor pemerintahan, jaringan telekomunikasi, dan fasilitas vital lain. Pasokan ke rumah warga juga dilakukan bertahap."Jaringan telekomunikasi yang sebelumnya lumpuh, kini dapat beroperasi, sama seperti fasilitas-fasilitas publik vital lainnya," kata Darmawan.Ia menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas. Setiap lokasi harus benar-benar aman dari genangan sebelum dialiri listrik. Petugas juga disiagakan untuk mengantisipasi gangguan susulan.Baca juga: PLN: Listrik Sumbar Pulih 100 Persen PLN menghadapi tantangan baru ketika banjir dan longsor susulan merobohkan tower transmisi di titik yang sebelumnya tidak terdampak. Kondisi ini memaksa PLN melakukan identifikasi ulang jaringan, menambah peralatan, dan membangun tower darurat dalam waktu singkat.Cuaca yang kembali buruk sempat menghambat proses penyambungan. Meski begitu, koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, BNPB, BPBA, dan warga mempercepat pemulihan."Berkat kerja bersama TNI, Polri, Pemda, BNPB, BPBA, hingga masyarakat, semua kendala tersebut dapat kami atasi," tutup Darmawan.


(prf/ega)