Kemenhub Tebar Diskon hingga Program Mudik Gratis untuk Libur Natal-Tahun Baru

2026-01-12 06:13:52
Kemenhub Tebar Diskon hingga Program Mudik Gratis untuk Libur Natal-Tahun Baru
JAKARTA, - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan berbagai insentif perjalanan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, mulai dari diskon tarif sejumlah moda transportasi hingga program mudik gratis.Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, kebijakan tersebut digelar untuk mendukung pemerataan arus perjalanan masyarakat di masa liburan akhir tahun.“Kebijakan diskon angkutan Nataru 2025/2026 yang disiapkan untuk mendukung pemerataan arus perjalanan, antara lain diskon kereta api sebesar 30 persen untuk non-PSO dan angkutan motor balik gratis, diskon tarif Pelni sebesar 20 persen, dan tiket gratis sebanyak 17.239 penumpang,” ujar Dudy dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin .Baca juga: Puncak Arus Mudik Natal 2025 Diprediksi pada 24 Desember, Arus Balik 2 Januari 2026Selain itu, pemerintah juga menyiapkan diskon tarif jasa kepelabuhanan penyeberangan, diskon tarif pesawat sebesar 13-14 persen, serta dukungan jam operasional 24 jam.Diskon tarif tol pada sejumlah ruas juga akan diberikan, tetapi jadwal pelaksanaannya masih akan disepakati terlebih dahulu bersama operator.“Diskon tarif jasa kepelabuhanan penyeberangan, diskon tarif pesawat 13 persen hingga 14 persen, serta dukungan jam operasional 24 jam, dan diskon tarif tol pada sejumlah ruas dengan jadwal penerapan yang akan disepakati bersama,” kata Dudy.Baca juga: Puncak Arus Mudik Libur Akhir Tahun Diprediksi 24 Desember, Antisipasi DisiapkanSelain itu, Kemenhub turut menyiapkan program mudik gratis untuk mendorong masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor yang berisiko tinggi saat perjalanan jauh.Dudy memastikan program tersebut akan difokuskan pada rute-rute dengan antusiasme pemudik tinggi.“Program mudik gratis dengan total peserta sebanyak 3.039 penumpang, 5.568 sepeda motor melalui skema motor gratis, 70 unit bus, 12.720 penumpang kereta api, dan 17.239 penumpang moda laut,” kata dia.Dalam kesempatan yang sama, Menhub juga menjelaskan kesiapan infrastruktur transportasi untuk menghadapi lonjakan penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru.Baca juga: Tradisi Natal Unik di Indonesia, dari Marbinda di Sumut hingga Barapen di PapuaUntuk transportasi darat, telah disiapkan 31.433 unit bus dan 117 terminal.Moda laut menyiagakan 704 kapal serta 69 kapal patroli dan navigasi.Adapun untuk kereta api, akan ada 2.670 rangkaian KA yang melayani jalur Sumatera, Jawa, dan Sulawesi.Sementara itu, layanan udara akan didukung 368 unit pesawat dan 257 bandara.Baca juga: Menhub Prediksi 119,5 Juta Orang Bakal Bepergian pada Periode Natal dan Tahun BaruModa penyeberangan juga disiapkan dengan 253 kapal, 15 lintas penyeberangan, 29 pelabuhan penyeberangan, serta 72 unit dermaga.Diberitakan sebelumnya, Dudy mengungkapkan bahwa potensi pergerakan masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 119,5 juta orang.“Dari hasil survei tersebut, terdapat beberapa faktor pendorong mobilitas masyarakat, antaralain libur panjang, peningkatan kualitas infrastruktur konektivitas, tren wisata yang tinggi, nilai budaya bagi saudara-saudara kita yang ingin merayakan Natal di kampung halaman, serta aspek ekonomi,” kata Dudy.


(prf/ega)