Banjir Lahar Gunung Semeru Sebabkan 20 Makam di Gondoruso Lumajang Hilang

2026-01-12 04:06:24
Banjir Lahar Gunung Semeru Sebabkan 20 Makam di Gondoruso Lumajang Hilang
LUMAJANG, - Banjir lahar hujan Gunung Semeru menyebabkan 20 makam warga di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, hilang.Kepala Dusun Glendang Petung, Hari mengatakan, makam yang hilang disebabkan derasnya banjir lahar yang menerjang area pemakaman umum Dusun Glendang Petung.Akibatnya, tanah tergerus dan membuat jenazah yang terkubur di bawah tanah turut hilang."Kurang lebih 20 makam yang terhanyut, ya termasuk makam baru ini sekitar setahun atau dua tahun," kata Hari di Dusun Glendang Petung, Kamis .Baca juga: Saat Warga Gondoruso Lumajang Bahu Membahu Terjang Banjir Lahar SemeruHari menambahkan, begitu banjir reda pada pagi tadi, warga langsung mencari jenazah yang terkubur di dalam makam yang sudah rusak.Namun, warga hanya menemukan beberapa bagian tulang dan kerangka tubuh yang sudah tidak utuh."Kalau jenazah tidak ada, hanya tulang dan rangka saja jadi tidak bisa dikenali lagi," tambahnya.Baca juga: Detik-detik Menegangkan Sopir Truk Berhasil Keluar dari Banjir Lahar Gunung Semeru di LumajangMenurut Hari, tulang-tulang ini yang berhasil ditemukan akan dikumpulkan dan dikubur kembali di satu tempat yang sama.Hari memastikan, keluarga yang makamnya hilang sudah mengikhlaskan hilangnya makam tersebut."Sekarang sudah dikumpulkan yang ketemu ini untuk nanti dimakamkan lagi, yang tidak ketemu ya hanyut terbawa air, tapi keluarga sudah ikhkas," jelasnya.Meski begitu, makam yang lama tetap akan diperbaiki oleh warga meski sudah tidak ada jenazahnya.Menurut Hari, makam tersebut sebagai penanda untuk keluarga yang ditinggalkan apabila ingin takziah atau kirim doa untuk almarhum."Tetap diperbaiki, ya nanti kalau mau nyekar tetap di lokasi makam yang dulu," pungkasnya.


(prf/ega)