JAKARTA, - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman akan mulai memetakan UMKM sektor perumahan berbasis wilayah.Pemetaan awal akan dilakukan di Serang, Bogor, serta Semarang–Kendal yang memiliki potensi kuat dalam produksi bahan bangunan dan layanan konstruksi.Ini disampaikan Maman kala bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Rabu .“Kami membangun ekosistem rantai pasok UMKM untuk sektor perumahan. Dengan pemetaan ini, UMKM di tiap daerah dapat terhubung langsung dengan kebutuhan pengembang,” jelas Menteri UMKM," tutur Maman.Pertemuan itu sekaligus membahas penguatan UMKM dalam ekosistem sektor perumahan, termasuk penguatan rantai pasok bahan bangunan, jasa konstruksi, dan industri pendukung pembangunan hunian di seluruh Indonesia.Baca juga: 401 Anggota REI Ajukan KUR Perumahan, Nilainya Rp 1,82 TriliunAra menyampaikan, UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan perumahan rakyat.Dia menegaskan, Kementerian PKP terus membuka ruang bagi UMKM untuk berperan lebih besar dalam penyediaan hunian.“Selama kualitas UMKM baik, kita akan sinergikan dengan Kementerian PKP. Kita ingin UMKM menjadi bagian penting dari ekosistem perumahan,” ujar dia.Dalam diskusi tersebut, Ara juga menilai kompetisi yang sehat antar-UMKM akan berdampak besar pada kualitas pembangunan rumah subsidi maupun rumah umum.“Saya melihat ekosistem UMKM perumahan ini kompetitifnya kuat. Dengan adanya kompetisi yang sehat dan pengembang yang mau memberi kesempatan, rakyat yang paling diuntungkan,” tegasnya.Pertemuan juga membahas pemanfaatan skema pembiayaan KUR Perumahan, yakni bentuk kredit UMKM yang kini diarahkan untuk memperkuat peran UMKM dalam pembangunan perumahan nasional.Skema ini dinilai mampu memperluas keterlibatan UMKM dalam penyediaan material, layanan konstruksi, dan pendukung pembangunan hunian.Ara juga menyoroti contoh pelaku UMKM Angga Wawan yang berhasil berkembang dari UMKM hingga menjadi pengembang sukses.Baca juga: KUR Perumahan Cair Rp 492 Miliar, Bank Nobu Penyalur Terbanyak“Kisah Mas Angga Wawan membuktikan UMKM bisa naik kelas. Saya doakan banyak anak muda yang berkembang, asal dekat dengan Tuhan, keluarga, dan punya mentor yang tepat,” tutur Ara.Kementerian PKP optimistis, sinergi bersama Kementerian UMKM akan mempercepat tumbuhnya UMKM unggul di sektor perumahan, sekaligus memperkuat ekosistem pembangunan perumahan rakyat yang layak, terjangkau, dan berkualitas.
(prf/ega)
3 Kota Ini Jadi Lokasi Awal Pemetaan UMKM Perumahan Berbasis Wilayah
2026-01-12 23:24:24
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 22:59
| 2026-01-12 22:54
| 2026-01-12 22:53
| 2026-01-12 22:28
| 2026-01-12 21:47










































