Pria dalam Karung di Tangerang Sudah Tewas Sepekan, Identifikasi Terkendala

2026-01-14 07:52:58
Pria dalam Karung di Tangerang Sudah Tewas Sepekan, Identifikasi Terkendala
Polisi masih menyelidiki kasus penemuan jasad pria tanpa identitas yang terbungkus plastik hitam dan karung di kebun pisang Kampung Bunder, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Korban diduga sudah tewas selama sepekan."Diperkirakan sudah meninggal 6-7 hari," kata Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah saat dihubungi, Rabu .Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk autopsi. Pihak kedokteran masih berupaya mengidentifikasi sosok korban lantaran terkendala sidik jari yang sudah membusuk."Sudah coba sidik jari tidak keluar karena sudah lama meninggal," ujarnya.Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Polisi juga mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melaporkan.Korban ditemukan pada Selasa pagi. Indra Waspada menerangkan korban pertama kali ditemukan usai warga mencium aroma busuk yang menyengat. Berdasarkan keterangan warga, aroma itu sudah tercium sehari sebelumnya.Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan sterilisasi. Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam dan karung dengan posisi badan telungkup."Warga lalu menemukan sebuah kantong plastik hitam berisi bagian kepala manusia. Selanjutnya warga melapor ke kelurahan dan diteruskan ke Polsek Cikupa," kata Kombes Andi Muhammad Indra Waspada."(Dibungkus) plastik dulu baru karung," imbuhnya.Indra mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam atas temuan mayat itu. Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk autopsi."Tim Inafis telah melakukan identifikasi awal, namun identitas korban masih belum diketahui," imbuhnya.Tonton juga video "Warga Musi Banyuasin Digegerkan Penemuan Mayat dalam Karung"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-14 07:03