Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana: Disindir Prabowo, Disuruh Pulang Mendagri

2026-01-12 07:34:57
Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana: Disindir Prabowo, Disuruh Pulang Mendagri
BANDA ACEH, – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyindir Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang berangkat umrah bersama keluarga di tengah banjir bandang dan longsor di daerahnya.Prabowo menilai Mirwan tidak berada di garis depan ketika warganya membutuhkan dalam rapat penanganan bencana di Banda Aceh, Minggu .Presiden awalnya mengapresiasi para kepala daerah yang hadir. Namun ia menegaskan bahwa posisi bupati memang menuntut kesiapsiagaan dalam situasi sulit.“Terima kasih, hadir semua bupati? Terima kasih ya para bupati. Kalian yang terus berjuang untuk rakyat. Memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan,” kata Prabowo dikutip dari Tribunnews.Baca juga: Bupati Aceh Selatan Sebut Cek Banjir sebelum Umrah, Gubernur: Izin Saya Tolak Tak lama kemudian, Prabowo menyinggung soal kepala daerah yang meninggalkan wilayahnya ketika terjadi keadaan darurat.“Kalau ada yang mau lari, lari saja enggak apa-apa… hehe. Copot. Mendagri bisa ya diproses ini?” ujar Prabowo disambut respons singkat Mendagri Tito Karnavian, “Bisa, Pak.”Prabowo menambahkan bahwa tindakan meninggalkan tugas saat kondisi darurat tidak dapat dibenarkan.“Itu kalau tentara namanya desersi. Dalam keadaan bahaya, meninggalkan anak buah, waduh… itu enggak bisa. Saya enggak mau tanya partai mana. Sudah kau pecat?” ucapnya.Baca juga: Bupati Aceh Selatan Ungkap Alasan Pergi Umrah: Tunaikan Nazar PribadiDi Jakarta, Kemendagri memastikan telah meminta penjelasan dari Mirwan. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, menyebut Mendagri Tito Karnavian langsung menghubungi Mirwan untuk meminta klarifikasi dan menyuruhnya pulang.Benni menyampaikan bahwa Mirwan berangkat ke Tanah Suci tanpa izin Gubernur Aceh maupun Mendagri.“Yang bersangkutan mengaku tidak ada izin gubernur maupun Mendagri untuk umrah dan akan pulang besok,” ujar Benni.Ia menegaskan pentingnya kehadiran kepala daerah saat wilayahnya sedang berada dalam status tanggap darurat.“Kabupaten Aceh Selatan adalah salah satu wilayah di Provinsi Aceh yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor,” katanya.Kemendagri telah menugaskan tim Inspektorat Jenderal untuk memeriksa Mirwan setibanya di Indonesia guna memastikan seluruh aturan dipenuhi.Kompas.com/Zuhri Noviandi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) saat diwawancari awak media di Lanud SIM Aceh Besar, Jumat sore.


(prf/ega)