Disenggol Zohran Mamdani di Pidato Kemenangan, Trump: Dan Ini Dimulai!

2026-02-03 09:13:53
Disenggol Zohran Mamdani di Pidato Kemenangan, Trump: Dan Ini Dimulai!
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampaknya memberikan respons terhadap pesan langsung yang disampaikan Wali Kota New York City terpilih, Zohran Mamdani, dalam pidato kemenangannya. Trump memposting pesan samar via media sosial sesaat setelah Mamdani menyebut namanya dalam pidatonya.Pesan samar itu, seperti dilansir The Guardian dan The Expresss Tribune, Rabu , diposting via akun Truth Social milik Trump pada Selasa tengah malam, ketika Mamdani sedang menyampaikan pidato kemenangannya di Brooklyn, New York City."...DAN INI DIMULAI!" demikian bunyi pesan singkat dan samar dari Trump.Tidak diketahui secara jelas apakah memang postingan Trump itu menanggapi pesan Mamdani. Namun pesan samar itu diposting Trump tepat beberapa saat setelah Mamdani menyebut namanya dalam pidatonya dan menyampaikan pesan langsung untuk sang Presiden AS yang berbunyi: "Keraskan volumenya."Trump menjadi pengkritik vokal untuk Mamdani sepanjang kampanye pemilu Wali Kota New York. Sang Presiden AS bahkan secara terang-terangan menyebut Mamdani, yang menyebut dirinya sebagai sosialis Demokrat, sebagai "komunis".Trump juga sempat melontarkan peringatan bahwa Kota New York bisa kehilangan pendanaan federal di bawah pemerintahannya, jika Mamdani memenangkan pemilu Wali Kota.Di hari-hari terakhir kampanye, Trump menyatakan dukungan untuk mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dalam upaya mencegah kemenangan Mamdani. Namun tampaknya langkah tersebut gagal mempengaruhi pemilih di Kota New York. Dalam pidatonya, Mamdani menyebut nama Trump beberapa kali dan menyampaikan pesan langsung yang ditujukan untuk sang Presiden AS."Jika ada yang bisa menunjukkan kepada bangsa yang dikhianati Donald Trump soal bagaimana cara mengalahkannya, itu adalah kota yang melahirkannya," kata Mamdani dalam pidatonya."Jadi, jika ada cara untuk menakuti orang lalim, cara itu adalah dengan membongkar kondisi yang memungkinkannya mengumpulkan kekuasaan. Ini bukan hanya cara kita menghentikan Trump, tetapi juga cara kita menghentikan yang selanjutnya," cetusnya."Jadi, Donald Trump, karena saya tahu Anda sedang memperhatikan, saya punya empat kata untuk Anda: Keraskan volumenya," ucap Mamdani.Ketika menegaskan kembali serangkaian kebijakan utamanya kepada para pendukungnya, Mamdani menyebut kebijakannya akan melawan agenda Trump. Kebijakan itu mencakup rencana untuk meminta pertanggungjawaban pemilik properti atas perlakuan mereka terhadap penyewa, mengakhiri "budaya korupsi" yang menguntungkan kelas miliarder, dan memperluas perlindungan tenaga kerja serta mendukung serikat pekerja."New York akan tetap menjadi kota imigran, kota yang dibangun oleh imigran, didukung oleh imigran, dan mulai malam ini, dipimpin oleh seorang imigran," kata Mamdani."Jadi, dengarkan saya, Presiden Trump, ketika saya mengatakan hal ini: Untuk mendapatkan siapa pun dari kami, Anda harus melewati kami semuanya," tegasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-02-03 07:34